Mantan Presiden AS Donald Trump Umumkan Akan Luncurkan Jejaring Sosial Baru 'Truth Social'
AFP/Don Emmert
Dunia

Sebagai informasi, Trump saat ini tengah dilarang untuk mengakses sejumlah media sosial imbas kekacauan Capitol pada Januari lalu. Hal ini memicu Trump untuk menciptakan platform sendiri.

WowKeren - Pada Rabu (20/10), mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan rencananya untuk meluncurkan sebuah platform jejaring sosial baru yang disebut "Truth Social". Peluncuran ini nantinya diharapkan akan memulai peluncuran beta untuk "tamu yang diundang" pada bulan depan.

Platform yang telah lama ditunggu-tunggunya itu akan dimiliki oleh Trump Media & Technology Group (TMTG). Dalam platform tersebut nantinya juga bermaksud meluncurkan layanan video on-demand berlangganan yang akan menampilkan program hiburan "non bangun". Hal ini diungkapkan oleh perwakilan perusahaan dalam sebuah pernyataan.

"Saya menciptakan 'Truth Social' dan TMTG untuk melawan tirani Big Tech," terang Trump dalam pernyataan tersebut. "Kita hidup di dunia di mana Taliban memiliki kehadiran besar di Twitter, namun Presiden Amerika favorit Anda telah dibungkam, ini tidak dapat diterima."


Melansir todayonline, Trump, dilarang menggunakan Twitter dan Facebook setelah pemberontakan Capitol yang dilakukan oleh para pendukungnya pada 6 Januari lalu. Selanjutnya, TMTG akan bergabung dengan perusahaan cek kosong Digital Acquisition Corp untuk menjadikan TMTG sebagai perusahaan publik.

"Transaksi tersebut menilai TMTG pada nilai perusahaan awal sebesar 875 juta USD (setara Rp12,37 triliun), dengan potensi pendapatan tambahan sebesar 825 juta USD (setara Rp11,66 triliun) dalam saham tambahan (pada penilaian yang diberikan) untuk penilaian kumulatif hingga menjadi 1,7 miliar USD (Rp24,03 triliun) bergantung kinerja harga saham pasca kombinasi bisnis," jelas Trump.

Sejak Trump dilarang dari jejaring sosial dominan dunia seperti Twitter dan Facebook sebagai hukuman karena mengaduk-ngaduk massa yang mengobrak-abrik Kongres pada 6 Januari lalu, ia telah mencari cara untuk bisa kembali merebut kembali platform internetnya. Sebelumnya, pada bulan Mei, Trump meluncurkan sebuah blog yang disebut "Dari Meja Donald J. Trump". Blog ini disebut sebagai outlet baru yang besar.

Tidak hanya Twitter dan Facebook, Trump tampaknya juga dilarang untuk mengakses Instagram, YouTube, dan Snapchat semenjak kekacauan Capitol. Lalu, satu bulan kemudian, blognya juga dibatalkan.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts