Mark Ruffalo Curhat Sulitnya Perankan Hulk Hingga 'Thor: Ragnarok' Mengubah Segalanya
Marvel Studios
Film

Dalam buku yang baru saja dirilis, diungkapkan jika 'Thor: Ragnarok' adalah film MCU pertama bagi Mark Ruffalo di mana ia tidak sulit menghidupkan karakter Hulk.

WowKeren - The Hulk adalah salah satu hero yang lebih kompleks di Marvel Cinematic Universe. Karakter ini bahkan sempat menyulitkan aktor Mark Ruffalo, sampai ia kemudian memerankan Avenger itu di "Thor: Ragnarok".

Ruffalo pertama kali muncul sebagai Bruce Banner di "The Avengers" tahun 2012, menggantikan Edward Norton setelah "The Incredible Hulk" pada 2008. Ketika Ruffalo menghabiskan sebagian besar waktunya sebagai Banner di "The Avengers", "Thor: Ragnarok" memberinya kesempatan pertama untuk memberi Hulk sorotan, yang dibantu oleh kemajuan teknologi.

Rilis buku baru yang bertajuk "The Story of Marvel Studios: The Making of the Marvel Cinematic Universe" mengungkapkan bagaimana aktor itu menganggap Ragnarok sebagai film MCU pertama di mana ia tidak sulit untuk menghidupkan karakter Hulk. Kutipan dari buku itu menunjukkan bagaimana Ruffalo dikonsultasikan tentang ke mana perjalanan Hulk selanjutnya.

"Saya mengenal Banner dengan cukup baik," kata Ruffalo. "Tetapi saya masih belum mengenal Hulk. Dia adalah misteri bagi saya."


Presiden Marvel Studios Kevin Feige bertanya kepada Ruffalo ke mana dia ingin membawa hulk setelah "Avengers: Age of Ultron. Ruffalo kemudian bercerita mengenai adegan yang melibatkan Wanda Maximoff.

"Saat kita masuk ke Ultron, ada adegan di mana Wanda Maximoff menaruh juju padanya, di mana dia mengamuk. Apa yang dia takutkan?" Dia bertanya. "Itu Banner. Satu-satunya hal di alam semesta yang ditakuti Hulk adalah Banner."

The Making of the Marvel Cinematic Universe juga membahas bagaimana teknologi motion-capture memungkinkan Ruffalo melakukan akting fisik dan wajah sebagai Hulk pada saat yang bersamaan. Di film-film sebelumnya, adegan itu dilakukan secara terpisah.

"Sekarang saya bisa bergerak. Dulu, penampilan wajah harus dipisahkan dari penampilan fisik. Sekarang sudah terintegrasi," tambahnya. "Sekarang, kita masuk ke pengenalan wajah, jadi saya benar-benar dapat melihat wajah saya sebagai Hulk dengan cara yang sangat sederhana."

Tentu saja, evolusi Hulk berlanjut di "Avengers: Infinity War" dan "Avengers: Endgame". Seperti yang dikatakan Ruffalo sebelumnya, ketakutan Hulk terhadap Banner terwujud dalam Infinity War.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts