Daftar Negara Yang Diizinkan Masuk Singapura Tanpa Karantina Bertambah, Mana Saja?
pexels.com/riciardus
Dunia
Pandemi Virus Corona

Sebelumnya, Singapura telah memperluas skema bebas karantina bagi pelancong luar negeri dari 9 negara. Kini, Singapura kembali memperluas dan menambah daftar negara dalam skema bebas karantina.

WowKeren - Beberapa waktu yang lalu, pemerintah Singapura telah mengumumkan daftar 9 negara bebas karantina bagi pelancong dari luar negeri. Adapun kesembilan negara itu adalah Kanada, Denmark, Prancis, Italia, Belanda, Spanyol, Inggris, dan Amerika Serikat yang telah menjadi bagian dari aturan itu mulai 19 Oktober lalu.

Sementara satu negara lainnya adalah Korea Selatan (Korsel) yang baru akan berada di bawah skema pembebasan karantina mulai 15 November mendatang. Meski demikian, aturan ini hanya diperuntukkan bagi para pelancong dari luar negeri yang telah mendapatkan vaksinasi COVID-19.

Kini, Singapura kembali akan memperpanjang skema Vaccinated Travel Lane (VTL) atau bebas karantina bagi pelancong asal Australia dan Swiss mulai 8 November mendatang. Hal ini berdasarkan dari keterangan Otoritas Penerbangan Sipil Singapura (CAAS) pada Selasa (26/10).

Melansir mothership, di bawah skema VTL, pelancong dari luar negeri yang telah divaksinasi COVID-19 lengkap, dan berasal dari negara dalam daftar, maka dapat memasuki Singapura tanpa karantina, hanya perlu menjalani tes RT-PCR COVID-19. Sedangkan untuk anak-anak berusia 12 tahun ke bawah yang belum divaksin, diizinkan untuk memasuki Singapura asal didampingi oleh seseorang pelancong VTL yang memenuhi semua persyaratan.


Meski demikian, CAAS juga mendesak agar para pelancong tetap berhati-hati, terutama saat membawa anak kecil atau di bawah usia 12 tahun. Sebelumnya, VTL diluncurkan pada 8 September 2021, untuk Brunei Darussalam dan Jerman.

Kemudian, pada 25 Oktober, 290 pelancong dari Brunei Darussalam dan 6.226 pelancong asal Jerman telah diberikan VTL untuk perjalanan ke Singapura antara 8 September hingga 30 November. Dari jumlah tersebut, 152 pemegang VTP dari Brunei Darussalam dan 3.610 dari Jerman telah masuk ke Singapura.

Selanjutnya, VTL diperluas ke delapan negara lain yakni Kanada, Denmark, Prancis, Italia, Belanda, Spanyol, Inggris, dan Amerika Serikat mulai 19 Oktober. Setelah tu, VTL diperluas ke Republik Korea (ROK) mulai 15 November.

CAAS mengungkapkan bahwa keberhasilan implementasi skema VTL telah memberi mereka pengalaman dan kepercayaan diri untuk memperluasnya ke lebih banyak negara. Pihaknya akan terus melakukannya dengan hati-hati dan tahap demi tahap dengan tidak mengorbankan kesehatan masyarakat.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts