Sosok Yang Beri Alec Baldwin Pistol Sebelum Halyna Hutchins Tak Sengaja Terbunuh Akhirnya Buka Suara
AFP/Angela Weiss
Selebriti

Kru yang beri Alec Baldwin pistol sebelum Halyna Hutchins tewas tertembak akhirnya buka suara terkait insiden nahas yang terjadi di lokasi syuting film 'Rust'.

WowKeren - Belum lama ini, publik digegerkan dengan kabar bahwa aktor Alec Baldwin tak sengaja menembak dua kru film "Rust" yang tengah dibintanginya saat proses syuting. Bahkan satu nyawa melayang karena kejadian nahas tersebut.

Tembakan Alec mengenai sutradara "Rust" yakni Joel Souza dan sinematografi Halyna Hutchins. Joel terluka parah dan kondisinya sangat kritis sehingga harus menerima perawatan intensif. Sementara, Halyna yang berada tepat di depan Alec dinyatakan meninggal dunia.

Sebelumnya, Alec sendiri tak tahu jika pistol sungguhan itu berisi peluru. Pasalnya, kru yang bertanggung jawab mengatakan jika pistol tersebut sudah diamankan dan bersih akan peluru.

Tak disangka, pistol tersebut masih memiliki peluru di dalamnya dan akhirnya menimbulkan kejadian nahas itu. Belum lama ini, sosok David Halls yang menduduki posisi asisten sutradara dan diklaim sebagai orang terakhir yang menyerahkan pistol kepada Alec pun buka suara.

Kepada New York Post, David mengaku sangat kehilangan sosok Halyna Hutchins yang dikenalnya sebagai rekan kerja yang baik dan berbakat. Ia mengaku sedih dan masih syok akan kejadian yang menimpa rekannya itu.


"Halyna Hutchins bukan hanya salah satu orang paling berbakat yang pernah bekerja dengan saya, tetapi juga seorang teman," ungkap David. "Saya terkejut dan sedih dengan kematiannya."

Sayang, David enggan berkomentar perihal detail kecelakaan itu terjadi. Ia juga tak ingin membahas perkara pistol yang ternyata terdapat peluru di dalamnya sebelum diberikannya kepada Alec.

Sebaliknya, David berharap kejadian nahas dan keceroboan seperti itu tak terjadi lagi di industri kreatif. Ia berharap para staf yang terlibat bertanggung jawab atas semua pekerjaan yang mereka lakukan.

"Saya berharap tragedi ini mendorong industri untuk mengevaluasi kembali nilai dan praktiknya untuk memastikan tidak ada yang dirugikan melalui proses kreatif lagi," tutur David.

David pun prihatin dan berbelasungkawa kepada para keluarga yang ditinggalkan Halyna lantaran kejadian nahas tersebut. "Pikiran saya bersama semua yang mengenal dan mencintai Halyna," pungkasnya.

(wk/Sisi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait