CDC Amerika Serikat mengeluarkan izin pemakaian vaksin Pfizer-BioNTech untuk diberikan kepada anak-anak usia 5-11 tahun. Sebelumnya FDA sudah merekomendasikan pula pemakaian vaksin ini.
- Elvariza Opita
- Rabu, 03 November 2021 - 14:49 WIB
WowKeren - Amerika Serikat akhirnya menurunkan izin untuk anak-anak menerima vaksinasi COVID-19. Sebelumnya Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) sudah merekomendasikan vaksin Pfizer-BioNTech untuk anak usia 5-11 tahun, dan kini izin tersebut disampaikan pula oleh Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC).
Dengan turunnya izin ini, sebanyak 28 juta anak-anak di seluruh AS siap menerima vaksin COVID-19. Presiden Joe Biden pun menggambarkan hal ini sebagai titik balik dalam melawan pandemi COVID-19 yang sudah beberapa tahun berlangsung.
"Hari ini kita mencapai titik balik dalam perlawanan terhadap COVID-19," kata Biden lewat rilis pers yang disampaikan Gedung Putih, Selasa (2/11). "Memvaksin generasi muda akan mengakhiri bulan-bulan penuh kecemasan para orang tua terhadap kesehatan anak-anak mereka."
"Sekaligus mengurangi kemungkinan virus bisa saling berkembang di antara anak-anak," imbuh Biden, dikutip dari AFP pada Rabu (3/11). "Ini adalah langkah besar untuk bangsa kita, untuk perlawanan kita dalam mengalahkan virus."
Biden menjamin pemerintah telah mengamankan dosis vaksin COVID-19 yang cukup untuk semua anak di Negeri Paman Sam. Selama akhir pekan ini, Biden memastikan pemerintah akan merampungkan proses pengemasan dan pengiriman jutaan dosis vaksin Pfizer untuk anak-anak tersebut.
"Program ini akan dimatangkan dalam beberapa hari ke depan. Dan akan benar-benar siap dijalankan mulai pekan depan, 8 November," imbuh Biden.
Seperti vaksinasi untuk orang dewasa, anak-anak pun akan menerima dua kali suntikan vaksin Pfizer dengan interval 3 pekan. Namun dosis yang diberikan hanya 10 mikrogram per sekali suntikan, atau sepertiga dosis normal yang diberikan kepada orang dewasa.
AS akan mengemas vaksin Pfizer untuk anak-anak ini dengan tutup vial berwarna oranye, berbeda dengan milik orang dewasa yang berwarna ungu. Di sisi lain, turunnya izin vaksinasi untuk anak-anak menggunakan Pfizer memang menjadi titik balik penting setelah banyak yang mengkhawatirkan efek samping seperti peradangan otot jantung (miokarditis) yang dialami oleh penerima usia muda vaksin Pfizer atau Moderna.
(wk/elva)