Asyik Makan Kue Tiramisu, Lidah Pria Ini Malah Terkena Pecahan Kaca
pixabay.com/Ilustrasi/Anestiev
SerbaSerbi

Setelah makan beberapa, pria tersebut dikejutkan dengan benda keras ketika menggigit potongan kue. Ia pun penasaran dan segera mendapati lidahnya sudah berdarah.

WowKeren - Menikmati kue lezat seharusnya menjadi hal yang menyenangkan. Namun, apa jadinya jika di dalam kue tersebut rupanya mengandung benda tajam hingga dapat melukai organ mulut?

Seperti itulah yang dialami oleh seorang pria di Singapura bernama Alwyne Cheong. Siapa sangka ketika ia asyik menikmati kue tiramisu ia menemukan benda tak biasa terselip di dalamnya, sebuah pecahan kaca.

Ia pun membagikan pengalamannya ini di akun media sosialnya. Postingan di grup Facebook Complaint Singapore menampilkan sejumlah gambar yang menunjukkan lidah pria itu yang berdarah, serta pecahan kaca, yang membentang sekitar lebar ujung jarinya.

Melansir Mothership ia pertama kali membeli empat potong tiramisu dari Awfully Chocolate pada Oktober 2021. Cheong menambahkan bahwa insiden itu terjadi pada Senin (8/11), saat dia memakan potongan keempat tiramisu.


Setelah beberapa gigitan, ia tiba-tiba merasakan sesuatu yang keras. "Saya merasakan ada benda keras di dalam mulut saya, (yang) tidak meleleh. Kemudian saya menyadari lidah saya berdarah," ujarnya melansir Mothership.

Ia pun sempat mengeluhkan sakit perut, yang membuatnya kemudian harus datang ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan. Untungnya, setelah rontgen, Cheong diberitahu bahwa tidak ada benda aneh yang ditemukan. Meski demikian, ia disarankan untuk kembali dan melakukan kunjungan rawat jalan.

Cheong yakin pecahan kaca itu kemungkinan berasal dari wadah kue. Penyelidikan saat ini masih berlangsung karena dia telah memberi tahu Badan Makanan Singapura (SFA) dan Awfully Chocolate tentang insiden tersebut.

Ia juga mendapat respons positif dari pihak toko. Awfully Chocolate telah menghubunginya untuk mengambil kembali semua wadah gelas tiramisu setelah kejadian tersebut, dan memberinya pengembalian dana penuh untuk pesanan dan tagihan medisnya.

Sementara itu, pihak SFA mengatakan telah menerima umpan balik tentang insiden tersebut. Mereka mendesak operator makanan untuk juga memainkan peran mereka dalam mematuhi praktik kebersihan dan persiapan makanan yang baik. "Keamanan pangan adalah tanggung jawab bersama," ujar mereka.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts