Musim Kawin, Migrasi Kepiting Besar-besaran Bikin Jalanan Australia Macet
/Chris Bray
SerbaSerbi

Keberadaan kepiting merah di Christmas Island ini dianggap unik dan bahkan dilindungi oleh hukum Australia. Diperkirakan ada sekitar 50 juta kepiting telah bermigrasi pekan ini.

WowKeren - Pulau Natal (Christmas Island) Australia telah dibanjiri oleh jutaan kepiting merah yang melakukan migrasi tahunan dari darat ke laut untuk musim kawin. Diperkirakan ada sekitar 50 juta kepiting telah bermigrasi pekan ini menuju laut di pulau di lepas pantai Australia Barat.

Manajer sumber daya alam Taman Nasional Pulau Christmas Brendan Tiernan mengakui jika migrasi kali ini benar-benar luar biasa. Tak hanya merangkak di tanah, kepiting ini juga turut membanjiri jalanan di pulau itu. Alhasil, banyak pengendara yang terpaksa harus turun untuk menyingkirkan kepiting-kepiting itu.

"Migrasi tahun ini benar-benar luar biasa," katanya. "Jalan-jalan dipenuhi kepiting merah. Hal itu menyebabkan kemacetan lalu lintas di pulau kecil ini dan orang-orang harus turun dari mobil mereka dan menyingkirkan mereka."

Menurutnya, fenomena ekologi kepiting yang bermigrasi ke laut untuk bertelur tidak terjadi di tempat lain di dunia dalam skala seperti itu. Bahkan masyarakat setempat menyebut pulau itu sebagai pulau kepiting merah.


"Kadang-kadang kita menyebutnya pulau kepiting merah," lanjutnya. "Masyarakat pulau itu mengakui betapa pentingnya kepiting merah bagi ekosistem kita dan bagi perekonomian kita, bagi pariwisata."

Musim Kawin, Migrasi Kepiting Besar-besaran Bikin Jalanan Australia Macet

Twitter/KeithNHumphreys

Setelah kawin, kepiting jantan akan melakukan perjalanan kembali ke hutan sedangkan betina tinggal di liang selama sekitar dua minggu untuk bertelur. Setiap satu ekor betina dapat menghasilkan hingga 100.000 telur, yang akan dia simpan ke laut.

Keberadaan kepiting merah di pulau ini dianggap unik dan bahkan dilindungi oleh hukum Australia. Tiernan menyebut jika beberapa orang mungkin ketakutan ketika kawanan kepiting mengelilingi mereka. "Beberapa orang cukup ketakutan dengan kenyataan bahwa mereka dikelilingi oleh jutaan artropoda yang merangkak," katanya lagi.

Namun uniknya, ada juga yang mengalah dengan berbaring di jalan dan kawanan kepiting akan melewatinya. "Sedangkan orang lain memilih untuk tenggelam, mereka akan berbaring di tanah dan membiarkan diri mereka tertutupi kepiting merah," imbuh Tiernan.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts