PM Finlandia Dikritik Usai Ketahuan Clubbing Sampai Pagi Meski Jadi Kontak Dekat COVID-19
AFP
Dunia

Pada 4 Desember 2021, sebuah pesan yang menginstruksikan pejabat pemerintah Finladia untuk mengasingkan diri jika mereka telah melakukan kontak dekat dengan Menteri Urusan Luar Negeri Finlandia Pekka Haavisto terkirim.

WowKeren - Perdana Menteri Finlandia Sanna Marin mendapat kecaman karena ketahuan clubbing meski dirinya menjadi kontak dekat kasus COVID-19. Majalah hiburan Seiska memotret Marin di sebuah bar di Helsinki.

Pada 4 Desember 2021, sebuah pesan dilaporkan telah terkirim ke para anggota pemerintah Finlandia. Pesan tersebut menginstruksikan mereka untuk mengasingkan diri jika mereka telah melakukan kontak dekat dengan Menteri Urusan Luar Negeri Finlandia Pekka Haavisto.

Diketahui, Haavisto dinyatakan positif COVID-19 pada hari yang sama. Pesan itu dilaporkan telah dikirim kepada para pejabat pemerintah Finlandia pada jam 8 malam dan jam 10 malam. Namun Marin mengaku tidak melihat pesan tersebut karena malam itu ia tidak membawah ponsel khusus urusan pemerintahnya.

Sekitar pukul 19.20, Menteri Luar Negeri Finlandia Henrik Haapajärvi disebut telah menelepon Marin untuk memberi tahu dia tentang kasus COVID-19 tersebut. Namun Haapajärvi tidak menyampaikan instruksi untuk mengisolasi diri.


Dalam unggahan di akun Twitter-nya, Marin menjelaskan bahwa dirinya telah menerima telepon via ponsel parlemen yang dibawanya malam itu. Adapun Bloomberg melaporkan bahwa Marin yang telah divaksinasi penuh tidak tidak melanggar aturan resmi tentang isolasi. Namun, dia masih mendapat kritik atas perilakunya.

Menurut laporan Seiska, Marin sempat turun ke lantai dansa dan bersosialisasi tanpa mengenakan masker hingga pukul 4 pagi. Kepada Helsingin Sanomat Marin menyatakan bahwa ia seharusnya menggunakan penilaian yang lebih baik ketika diberi informasi mengenai rekannya yang terpapar COVID-19.

Marin memaparkan bahwa setelah membaca pesan pada pagi hari di 5 Desember, dia melakukan tes COVID-19 dan dinyatakan negatif. Ia kembali bekerja pada 7 Desember usai kembali mendapat hasil tes negatif pada 6 Desember.

Di sisi lain, kasus COVID-19 di Finlandia saat ini mencapai titik tertinggi. Negara tersebut juga telah melaporkan tujuh kasus Varian Omicron pada 5 Desember 2021.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts