Tingkat Frustrasi Pilot di Hong Kong Disebut Naik, Imbas Kebijakan 'Nol COVID-19'
pixabay.com
Dunia

Kebijakan 'Nol COVID-19' Hong Kong tampaknya memberikan dampak cukup signifikan bagi dunia penerbangan, khususnya pilot. Banyak pilot yang diketahui mengalami frustrasi.

WowKeren - Di masa pandemi COVID-19 seperti sekarang ini, masing-masing negara tentunya memiliki kebijakan untuk menekan penyebaran virus. Misal seperti yang diterapkan oleh pemerintah Hong Kong adalah kebijakan "Nol COVID-19".

Dengan kebijakan "Nol COVID-19" diketahui aturan pembatasan kegiatan masyarakat benar-benar diperketat. Hal ini tampaknya juga berimbas terhadap kehidupan pilot yang berada di Hong Kong.

Salah seorang pilot Cathay Pacific memeriksa daftar senioritas perusahaan pada bulan lalu, ia terkejut dengan apa yang dilihatnya. Dalam kurun waktu enam bulan, ia telah naik sekitar 400 tempat yang merupakan sebuah indikasi jumlah pilot yang sama telah meninggalkan maskapai selama periode tersebut.

Adapun keberangkatan di maskapai itu disebut terjadi di tengah meningkatnya frustrasi dengan kebijakan ketat "Nol COVID-19" Hong Kong. Kebijakan ini bahkan disebut telah memutus "Kota Dunia Asia" dari dunia dan menimbulkan pertanyaan tentang masa depannya sebagai pusat penerbangan.


Pilot di Cathay Pacific yang tidak ingin identitasnya disebutkan itu menuturkan bahwa banyak karyawan merasa manajemen belum cukup mendorong kembali strategi pandemi tanpa toleransi pemerintah Hong Kong, membuat mereka menanggung beban aturan pandemi yang keras mencakup beberapa karantina terlama di dunia.

"Itu selalu merupakan reaksi spontan terhadap peraturan pemerintah," tutur pilot kepada Al Jazeera, dilansir Kamis (9/12). "Itulah mengapa moral telah turun cukup signifikan dalam beberapa minggu terakhir."

Lebih lanjut, pilot yang diketahui telah bekerja di maskapai tersebut selama hampir satu dekade itu mengatakan bahwa titik puncak bagi banyak staf terjadi setelah otoritas kesehatan mengirim 130 pilot ke fasilitas karantina yang dikelola pemerintah, setelah 3 orang tertular COVID-19 di Frankfurt. Menurutnya, setidaknya ada 20 anggota staf yang mengajukan pengunduran diri mereka pada hari yang sama dan diharapkan lebih banyak lagi akan menyusul.

Meski jumlah pilot yang memutuskan untuk mengundurkan diri tidak diketahui pasti akibat aturan ketat kota, tetapi angka penerbangan baru-baru ini, menunjukkan peningkatan omset dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Menurut angka maskapai, hanya 130 pilot yang pensiun atau mengundurkan diri pada 2018.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait