Sebelumnya, salah seorang jurnalis dalam rombongan perjalanan ke negara ASEAN Menlu AS dinyatakan positif COVID-19. Hal ini lantas berpengaruh pada agenda kunjungan kerja Menlu AS.
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Kamis, 16 Desember 2021 - 18:24 WIB
WowKeren - Seperti yang diketahui, Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) Antony Blinken saat ini tengah melakukan perjalanan atau kunjungan kerja di negara-negara Asia Tenggara (ASEAN). Perjalanan ini diketahui dimulai dengan mengunjungi Indonesia, kemudian dilanjutkan ke Malaysia dan Thailand.
Akan tetapi, pada saat tiba di Malaysia, usai dari Indonesia, salah seorang jurnalis yang tengah menemani Blinken, dinyatakan positif COVID-19. Hal ini sebelumnya telah dikonfirmasi oleh Departemen Luar Negeri AS.
Mengingat, salah seorang jurnalisnya dinyatakan positif COVID-19, maka dengan terpaksa, perjalanan Blinken di ASEAN harus dipersingkat. Seperti yang diketahui, usai dari Malaysia, Blinken seharusnya bermalam di Bangkok, Thailand. Namun lantaran delegasinya ada yang dinyatakan positif COVID-19, maka Blinken hanya singgah sebentar untuk membahas mengenai logistik di Bangkok, sebelum melanjutkan perjalanan ke Guam untuk mengisi bahan bakar.
Sementara itu, kantor berita AP melaporkan bahwa setidaknya ada dua anggota awak darat Thailand yang tampak mengenakan alat pelindung penuh selama Blinken singgah di Bangkok. Adapun perubahan tiba-tiba dalam rencana sebagian perjalanan tersebut diketahui disebabkan oleh kekhawatiran bahwa orang lain dalam delegasi mungkin juga akan dinyatakan positif OVID-19.
Apabila hal tersebut terjadi, maka kemungkinan besar delegasi harus melakukan karantina di Thailand selama libur Natal. Seperti yang terjadi pada jurnalis positif COVID-19, saat ini tengah melakukan karantina di Kuala Lumpur selama 10 hari.
Sementara itu, Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, Ned Price mengungkapkan bahwa sejauh ini, baik Blinken, maupun staf senior lainnya, serta pers, belum ada yang dinyatakan positif COVID-19. "Sekeretaris menyatakan penyesalannya yang mendalam kepada menteri luar negeri bahwa dia tidak dapat mengunjungi Bangkok minggu ini," tutur Price dalam keterangan, dilihat Kamis (16/12).
"Dia menjelaskan bahwa untuk mengurangi risiko penyebaran COVID-19 dan untuk memprioritaskan kesehatan dan keselamatan rombongan perjalanan AS, dan mereka yang akan melakukan kontak dengan sekretaris akan kembali ke Washington DC dari waktu yang ditentukan, sangat berhati-hati," papar Price.
(wk/tiar)