Wapres Ungkap Alasan Tambah Wamen, Cak Imin Sebut Belum Ada Tanda-Tanda Reshuffle
Instagram/cakiminow
Nasional

Presiden Jokowi diketahui kembali menambah posisi Wamen yakni di Kemendagri. Hal ini lantas menjadi sorotan publik, tak terkecuali Wamen hingga Wakil Ketua DPR.

WowKeren - Presiden Joko Widodo diketahui kembali menambah posisi wakil menteri (Wamen). Adapun tambahan Wamen kali ini adalah untuk Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang diatur dalam Keputusan Presiden (Kepres) No.114 Tahun 2021.

Mengenai tambahan Wamendagri tersebut, Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan bahwa tambahan posisi tersebut itu diperlukan mengingat volume pekerjaan di lingkup Kemendagri cukup tinggi selama ini. "Sehingga perlu ada penambahan wakil menteri. Saya pikir itu," tutur Ma'ruf kepada wartawan, Jumat (7/1).

Lebih lanjut, Ma'ruf menuturkan bahwa penambahan posisi Wamen di sebuah kementerian harus berorientasi berdasarkan kebutuhan atau volume pekerjaan. Menurutnya, Jokowi telah mempertimbangkan kementerian mana saja yang ditambah dengan posisi Wamen.

Ma'ruf lantas mengatakan bahwa penambahan posisi Wamen bukan terjadi kali ini saja dilakukan pemerintahan Jokowi. Ia mengungkapkan upaya ini pernah dilakukan di beberapa kementerian sebelumnya, seperti Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Pertahanan (Kemenhan).



"Nah karena itu dibuatlah wakil-wakil menteri di beberapa kementerian termasuk Kementerian Dalam Negeri yang belum diisi," jelas Ma'ruf. "Saya kira, ada yang sudah diisi seperti Kementerian Agama, Kementerian Agraria, Hankam, itu kementerian-kementerian yang memang sudah ada wamennya."

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI bidang Korkesra Abdul Muhaimin Iskandar atau yang akrab dipanggil Cak Imin menuturkan bahwa pengangkatan menteri maupun Wamen adalah kewenangan Jokowi sebagai pemegang hak prerogatif. Ia pun mengatakan bahwa Presiden pasti memiliki pertimbangan yang sangat matang sebelum akhirnya menambah posisi Wamen.

Saat disinggung mengenai penambahan Wamen itu apakah akan ada perombakan atau reshuffle kabinet, Cak Imin mengaku bahwa hingga saat ini belum ada tanda-tanda ke arah reshuflle. Ia lantas berharap dalam pengisian posisi Wamen itu nantinya, pemerintah mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Sementara ketika ditanya mengenai kesiapan PKB apabila diminta Presiden untuk mengisi jabatan Wamen, Cak Imin menuturkan bahwa PKB didirikan untuk kepentingan bangsa. Artinya pihaknya akan siap saat diberi amanah oleh Presiden. "PKB memiliki banyak stok kader mumpuni yang selalu siap untuk mengisi posisi-posisi strategis di pemerintahan," terang Cak Imin kepada wartawan, Jumat (7/1).

(wk/tiar)


You can share this post!


Related Posts