Sutradara Komentari Ending Memilukan 'The Red Sleeve', Ternyata Punya Tujuan Besar Ini
MBC
TV
Popularitas The Red Sleeve

Saat melakukan wawancara belum lama ini, sutradara Jung Ji In turut mengomentari ending drama MBC 'The Red Sleeve'. Simak penuturan lengkapnya berikut ini.

WowKeren - Baru-baru ini sutradara Jung Ji In menjalani wawancara untuk membahas berakhirnya drama MBC "The Red Sleeve". Dalam kesempatan, dia turut membagikan pemikirannya tentang ending drama ini.

Sebagaimana diketahui, episode terakhir "The Red Sleeve" menghadirkan banyak adegan menyedihkan dan menguras air mata. Pasalnya kehidupan rumah tangga Yi San (Junho 2PM) dan Seong Deok Im (Lee Se Young) diwarnai dengan duka. Putra mereka meninggal saat masih kecil, dan Seong Deok Im yang tengah mengandung menyusul tak lama setelahnya.

Untuk mengurangi kesedihan penonton, tim produksi menghadirkan adegan yang bisa dianggap sebagai afterlife atau bahkan mimpi. Pasalnya, Yi San muda tiba-tiba terbangun di pangkuan Seong Deok Im seolah semua kejadian menyedihkan itu hanya ada di dalam mimpi.

Selama wawancara, sutradara mengungkapkan bahwa dia sama sekali tidak menyesal mengakhiri "The Red Sleeve" seperti itu. Sebab menurutnya, adegan tersebut berhasil menyelamatkan akhir aslinya yang menyedihkan.

Sutradara Jung Ji In menuturkan, "Tujuan mengarahkan drama ini adalah untuk menyelamatkan akhir aslinya. Segera setelah aku membaca akhir dari aslinya, perusahaan mengatakan bahwa aku akan membuat drama dengan karya ini."


"Aku juga menekankan kepada penulis naskah Jung Hae Ri beberapa kali bahwa penting untuk menampilkan adegan terakhir di drama. Aku sama sekali tidak menyesal karena mengakhirinya seperti ini," imbuhnya.

Sutradara kemudian mengungkap arti penting drama ini untuknya. Dia menjelaskan, "Aku ingin tahu kapan aku akan bisa melihat karya seni yang begitu berharga lagi. Aku senang bisa bekerja dengan orang-orang yang seperti harta karun. 'The Red Sleeve' adalah harta karun di hatiku. Aku senang bisa membaginya dengan kalian."

Terakhir, sutradara yang terkenal dengan suara tawanya ini menyampaikan pesan hangat kepada pemirsa. Dia berkata, "Ingatlah bahwa berlari cerah di musim panas yang hijau adalah kebajikan. Harap ingat juga gunung tempat kalian memandang ke langit bersalju, yang tidak pernah kalian lupakan."

"Semoga kalian tidak terlalu sedih saat kita bertemu lagi. Terima kasih atas cinta yang kalian berikan. Aku mencintai kalian lebih dari kalian mencintai San dan Deok Im," pungkasnya.

(wk/eval)

You can share this post!

Related Posts