Lee Se Young Masih Sering Nangis Usai Bintangi 'The Red Sleeve', Kenapa?
mbc
TV

'The Red Sleeve' menggambarkan romansa antara raja (Junho) yang mengutamakan negara di atas cinta dan dayang istana (Lee Se Young) yang ingin melindungi kehidupan yang dia pilih.

WowKeren - Lee Se Young hingga kini masih sering menjalani sesi wawancara membahas perannya dalam drama "The Red Sleeve". Namun aktris cantik kelahiran tahun 1992 itu masih sering menangis ketika membicarakan proyek sageuk terbarunya itu.

Lee Se Young mengawali wawancaranya dengan berkata, "Aku senang dan bahagia bisa menerima begitu banyak cinta. Aku agak sedih juga (dramanya telah berakhir), tapi aku senang para penonton bersamaku."

"The Red Sleeve" adalah drama sejarah yang menggambarkan romansa kerajaan yang menyedihkan dari seorang raja (Junho) yang mengutamakan negara di atas cinta dan seorang dayang istana (Lee Se Young) yang ingin melindungi kehidupan yang dia pilih.

"The Red Sleeve" begitu disukai karena menafsirkan ulang kisah romantis Lee San (Junho) dan Seong Deok Im (Lee Se Young), yang merupakan nama Raja Jeongjo dan Permaisuri Eui Bin, dengan gaya kepekaan modern.

Lee Se Young terkadang masih meneteskan air mata saat menjawab pertanyaan dari reporter, terutama ketika akhir dari "The Red Sleeve" disebutkan. Ia yang berbicara tentang kata-kata terakhir Seong Deok Im dan Lee San kepadanya, akhirnya menyeka air mata dengan mengatakan, "Mereka menyedihkan."


"Pada akhirnya, Raja Jeongjo tertidur dan bertemu Deok Im dalam mimpinya lalu aku berpikir Raja Jeongjo berada di persimpangan antara hidup dan mati dalam mimpinya. Raja Jeongjo akan berada di istana ketika dia bangun dari mimpinya, dan jika dia tidak bisa bangun dan hanya bersama Deok Im, dia akan mati," ungkap Lee Se Young.

"Karena dia membuka pintu tetapi tetap di halaman bersama Deok Im tanpa berjalan keluar, kupikir Raja Jeongjo telah meninggal. Bagiku, aku melihat ini sebagai 'orang ini akhirnya bisa bertemu wanitanya sebagai kekasih biasa, yang tidak bisa dia lakukan ketika masih hidup'," imbuh Lee Se Young.

Lee Se Young lantas mengungkap ia menjadi sering menangis ketika itu berkaitan dengan "The Red Sleeve". "Aku biasanya tidak menangis. Aku hanya menangis ketika melihat karya itu, tetapi aku begitu tenggelam dalam karya ini dan karakternya sehingga aku menangis setiap kali berbicara tentang karakter ini," ungkap Lee Se Young.

"Kupikir ini akan menjadi seperti itu bahkan jika waktu berlalu. 'The Red Sleeve' sebenarnya sangat merangsang kelenjar air mata. Ini sangat memilukan dan putus asa. Baik cerita aslinya maupun dramanya," tambah Lee Se Young.

Syuting dan drama telah berakhir, tapi Lee Se Young belum bisa meninggalkan "The Red Sleeve". Meskipun berbicara sambil tersenyum, ia menjadi sangat emosional sehingga matanya menjadi merah dan air mata sering menetes.

Lee Se Young berkata, "Perpisahan ini tidak mungkin terjadi dalam semalam. Kupikir itu akan tetap ada di hatiku. Namun jika ada pertemuan, akan ada perpisahan juga. Aku mencoba untuk melupakan dia (Deok Im) dengan cepat, tapi aku tidak tahu kapan itu akan terjadi. Sekarang aku hanya akan membiarkannya pergi secara alami."

(wk/amal)


You can share this post!


Related Posts