Massa Bakar Gerbong Kereta Hingga Patung PM Buntut Protes Perekrutan Kerja yang Tak Adil di India
Dunia

Massa yang berasal dari para pelamar kerja di India meluapkan amarah dengan melakukan aksi perusakan. Sejumlah gerbong kereta hingga patung Perdana Menteri jadi sasaran pembakaran.

WowKeren - Di India Timur, massa yang marah membakar gerbong kereta kosong dan memblokir lalu lintas kereta api dalam protes atas dugaan adanya kelemahan dalam sistem perekrutan pekerjaan di perkeretaapian. Di mana para polisi membubarkan massa dengan kekerasan dengan gas air mata dan tongkat.

Sementara di negara bagian Bihar, kegelisahan sudah terasa sejak awal minggu atas klaim oleh para pelamar kerja muda bahwa ujian masuk untuk sektor kereta api yang dikelola pemerintah dilakukan secara tidak adil. Para pencari kerja menuduh ada ketidakberesan dalam perekrutan oleh departemen perkeretaapian raksasa, salah satu pemberi kerja terbesar di dunia dengan lebih dari 1,2 juta orang bekerja untuknya.

Protes dimulai dalam skala kecil pada hari Senin. Aksi itu kemudian menyebar dengan kerumunan orang melempari batu ke gerbong kereta, memblokir rel. Bahkan mereka juga membakar patung Perdana Menteri Narendra Modi.

"Proses perekrutan belum transparan. Sejumlah kandidat yang dipilih memiliki nama mereka dalam berbagai kategori, yang sangat tidak adil," kata Ashutosh Singh, salah satu pengunjuk rasa di Bihar.


Sementara itu, Kementerian Perkeretaapian pada hari Rabu (26/1) mengatakan sebuah komite telah dibentuk untuk melihat kekhawatiran para kandidat. Sebelumnya dikatakan mereka yang ditemukan terlibat dalam vandalisme dan perusakan properti publik bisa saja dilarang untuk ikut dalam perekrutan kerja, terpisah dari tindakan hukum lainnya.

Lebih dari selusin orang telah ditangkap karena berpartisipasi dalam demonstrasi yang pecah di stasiun kereta api di Bihar dan Uttar Pradesh tersebut. Polisi juga telah dikritik karena tindakan keras, dengan rekaman media sosial menunjukkan petugas menerobos masuk ke rumah tersangka demonstran dan mencambuk mereka.

Pengangguran telah lama menjadi batu kilangan di sekitar leher ekonomi India, dengan angka pengangguran yang terburuk sejak tahun 1970-an bahkan sebelum pandemi COVID-19 mendatangkan malapetaka pada perdagangan lokal.

Pengangguran India diperkirakan telah melampaui tingkat global dalam lima dari enam tahun terakhir, menurut kantor berita Reuters.

Asosiasi mahasiswa telah menyerukan lebih banyak protes minggu ini, terutama di Bihar, yang telah melaporkan salah satu tingkat pengangguran tertinggi di negara itu.

(wk/amel)


You can share this post!


Related Posts