Tak Berhenti Pansos Popularitas 'The Red Sleeve', MBC Kena Protes
mbc
TV
Popularitas The Red Sleeve

MBC tak berhenti pansos memanfaatkan 'The Red Sleeve' dengan menghadirkan berbagai episode spesial termasuk mengundang para pemain ke variety show mereka.

WowKeren - "The Red Sleeve" berhasil menjadi salah satu drama MBC tersukses dalam beberapa tahun terakhir. Tak tanggung-tanggung, drama yang dibintangi oleh Junho 2PM dan Lee Se Young itu sukses meraup rating tertinggi mencapai 17,4 persen.

Karena rating tingginya itu, MBC tak berhenti pansos (panjat sosial) memanfaatkan "The Red Sleeve" dengan menghadirkan berbagai episode spesial termasuk mengundang para pemain ke variety show mereka.

Episode spesial pemain "The Red Sleeve" ditayangkan selama dua minggu di "Radio Star". MBC telah "menggoreng" kontennya berulang kali selama sebulan lagi. Pada 26 Januari dan 2 Februari, dua siaran spesial "Let's Go to Our Palace" ditayangkan.

Tentu saja, siaran spesial "Let's Go to Our Palace" ini meraih sukses besar. Siaran spesial ini mencatat rating 8,6 persen (berdasarkan wilayah metropolitan Seoul) sekaligus peringkat No.1 di chart rating acara TV dari waktu siaran yang sama.



Bagian kedua dari "Let's Go to Our Palace" ditayangkan pada tanggal 2 Februari dan terus mendominasi posisi teratas pada grafik pemirsa acara TV pada waktu siaran yang sama dengan rating 7 persen.

Namun tidak seperti bagaimana popularitas aktor "The Red Sleeve" meningkatkan rating "Radio Star", perolehan program "Holding on to The Red Sleeve" Spesial Tahun Baru Imlek tidak mendapatkan rating penonton yang tinggi.

"Holding on to The Red Sleeve" mengungkapkan beberapa cerita di balik layar dari episode dan adegan terkenal. Mereka melakukan sesi tanya jawab untuk menjelaskan apa yang masih membuat penasaran penonton tentang drama tersebut.

Tidak peduli seberapa baik program spesial itu disiapkan, jika konten yang sama terus diulang, penonton akan bosan. Siaran Khusus Tahun Baru Imlek yang sangat dinanti-nantikan ini hanya memperoleh rating 3,2 persen.

Netizen pun ramai menuliskan protesnya. "Aku merasa seperti membuang-buang waktuku. Siarannya terlalu lama," tulis seorang netizen. "Itu membosankan. Mereka harus berhenti mengulang konten drama," sambung yang lain. "Apakah 'The Red Sleeve' satu-satunya drama sukses yang mereka memiliki?" pungkas netizen lainnya.

(wk/amal)


You can share this post!


Related Posts