Fuji sebelumnya heboh menjadi pemberitaan karena kedapatan memberikan hasil kerja kerasnya senilai Rp100 juta. Rupanya H. Faisal juga menerima uang dari anak-anaknya yang lain hingga sukses membuatnya terharu.
- Neressa Prahastiwi
- Jumat, 11 Februari 2022 - 10:53 WIB
WowKeren - H. Faisal kembali disinggung tangis harunya saat menerima uang Rp100 juta dari Fujianti Utami. Rezeki itu datang tak disangka-sangka setelah melunasi rumah cucunya, Gala Sky Andriansyah, senilai Rp206 juta.
Seperti diketahui, rumah tersebut dibeli sebagian besar dari hasil sumbangan masyarakat Indonesia yang prihatin akan nasib Gala setelah Bibi Andriansyah dan Vanessa Angel meninggal dunia. H. Faisal rupanya ikut membangun rumah Gala dengan cara melunasi tagihan yang tersisa serta merenovasi.
Tak disangka, Fuji yang kini mulai menapaki karier di dunia hiburan memberi uang H. Faisal senilai Rp100 juta untuk rumah Gala. Bukan nominalnya, H. Faisal terharu karena keinginan Fuji memberikan perhatian terhadap orangtua serta keponakannya tersayang.
"Si Fuji nanya 'Papa rumah udah dilunasin?' 'Udah, nggak ada masalah lagi' 'Ini dari Fuji Pa'," cerita H. Faisal saat tampil di kanal YouTube Langit Entertainment yang tayang pada Kamis (10/2). "Tanpa saya minta, saya nggak menceritakan. Tersentuh perasaan saya, anak saya di umur 19 tahun udah peduli dengan apa yang saya lakukan."
Bukan hanya Fuji, Fadly Faisal dan Frans Faisal juga memberikan nominal yang tak sedikit untuk orangtuanya. Masing-masing dari mereka diceritakan memberi uang Rp65 juta dan Rp50 juta.
"Anak-anak masih ingat papanya, masih sayang papanya. Itu pikiran saya, begitu perhatian sama papanya. Bukan nilai uang, toh udah saya bayar," tutur H. Faisal. "Tapi yang menjadi membuat perasaan saya tersentuh kan begitu dia perhatian dengan papanya, sayang, dominannya itu. Saya nggak minta, saya udah bayar."
Tak ingin dilihat anak-anaknya, H. Faisal menangis saat dalam perjalanan menuju toko kainnya di Tanah Abang. Ia begitu terharu karena merasa didikan terhadap anak-anaknya berhasil di momen tersebut.
"Nangis lah saya. Sempet dari rumah ke pasar, saya nangis di mobil sendiri. Terharu," tandas H. Faisal. "Saya kan sama anak disiplin memang tinggi. Kita bukan manusia sempurna, kadang suka kita marahin. Marah karena sayang. Buah yang selama ini saya jaga berhasil. Kontrol selama ini berhasil, sukses, sampai hari itu."
(wk/nere)