Artis serba bisa Dorce Gamalama meninggal dunia di usia 58 tahun setelah terpapar COVID-19. Selain itu, Dorce juga sudah punya riwayat penyakit diabetes yang sudah diidap sejak 15 tahun terakhir.
- Intan Maharani
- Rabu, 16 Februari 2022 - 09:39 WIB
WowKeren - Kabar duka datang dari Dorce Gamalama. Artis serba bisa yang akrab disapa Bunda Dorce itu meninggal dunia di usia ke-58 tahun pada Rabu (16/2).
Kabar Dorce Gamalama tutup usia dibenarkan oleh sahabatnya, Hetty Sunjaya atau yang kerap disapa Bunda Hetty. Dorce menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Simprug, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan setelah menjalani perawatan intensif.
"Benar (Dorce Gamalama meninggal dunia). Tadi jam 07.30 WIB meninggal," kata Hetty Sunjaya.
Perihal penyebab kematian Dorce Gamalama adalah terinfeksi COVID-19. Kondisi itu diperparah riwayat penyakit diabetes atau gula darah yang sudah diidap sejak 15 tahun terakhir.
Sudah tiga minggu lamanya Dorce Gamalama dirawat karena positif COVID-19. Namun akhirnya pemilik nama lahir Dedi Yuliardi Ashadi itu harus berhenti berjuang melawan penyakit yang semakin menggerogoti tubuhnya. Dorce meninggal setelah kondisinya drop dan tidak sadarkan diri.
"Beliau sudah tiga minggu di rumah sakit dan terpapar COVID-19," tambah Bunda Hetty. "Dia langsung drop dan nggak sadarkan diri sampai meninggalnya di RSPP Simprug."
Setelah meninggal, jenazah Dorce Gamalama langsung diurus oleh pihak rumah sakit dan tidak boleh dilihat karena terpapar COVID-19. Adapun rencana pemakamannya, Bunda Hetty mengaku belum tahu akan dilakukan di mana. Sang sahabat pun memohon doa dan agar jenazah diikhlaskan.
"Gak bisa dilihat, langsung diurus RS. Gak diizinin sekarang. Karena COVID-19 gak bisa diliat. Belum tahu di mana pemakamannya. Masih dalam pembahasan. Mohon doa dan keikhlasan atas meninggalnya beliau," ungkap Bunda Hetty.
Sebelum ini, Dorce Gamalama sempat menghebohkan publik karena wasiat dan firasat mengenai akhir kehidupannya. Dalam video bersama Denny Sumargo beberapa waktu lalu, Dorce mengatakan sudah mempersiapkan kain kafan dan memilih lokasi peristirahatannya yang terakhir.
Selain itu, Dorce Gamalama meminta agar jenazahnya diperlakukan sebagai perempuan dan dikuburkan sebagaimana jenis kelaminnya sekarang. Namun rupanya wasiat itu sempat memicu pro dan kontra masyarakat sampai pemuka agama.
(wk/inta)