Maksim Chmerkovskiy berencana untuk kembali ke Eropa usai berhasil melarikan diri dari Ukraina lantaran terjebak di tengah invasi Rusia. Lantas apa alasan Maksim ingin kembali padahal telah berhasil melarikan diri?
- Sisilia Rizky Azalea
- Selasa, 08 Maret 2022 - 13:47 WIB
WowKeren - Maksim Chmerkovskiy kembali menyita perhatian publik usai berhasil melarikan diri dari Ukraina dan selamat kembali ke Amerika Serikat setelah terjebak di tengah invasi Rusia. Pasalnya, Maksim mengungkapkan rencana mengejutkan yakni kembali ke Eropa usai berhasil pulang dengan selamat ke Amerika.
Maksim bahkan telah mempersiapkan rencana keberangkatannya itu dengan matang. Rencananya, Maksim akan bertolak ke Polandia untuk berpartisipasi dalam upaya membantu rakyat Ukraina di tengah invasi Rusia.
"Saat ini saya sedang berencana dan mempersiapkan keberangkatan saya untuk kembali ke Eropa," kata Maksim kepada CNN. "Mungkin minggu depan saya akan kembali ke Polandia dan bergabung dengan tim pembantu lainnya. Semacam ingin menebus kesalahan saya."
Sebagian orang akan bertanya mengapa Maksim kembali ke sana sedangkan yang lain ingin bisa melarikan diri sepertinya. Terlebih lagi, Maksim harus rela berjalan bermil-mil demi bisa sampai ke Polandia. Ia bahkan bersedia menaiki kereta yang penuh sesak dengan pengungsi Ukraina lainnya. Maksim juga kabarnya sempat ditangkap di saat berusaha kabur dari Ukraina.
Keputusan Maksim untuk pergi ke Polandia itu didasari karena rasa bersalahnya lantaran berhasil pulang ke Amerika dengan selamat. Sementara Maksim menyadari masih banyak para pengungsi yang kelaparan dan nyawa mereka terancam melayang bila Rusia terus menerus menggempur Ukraina.
Maksim mengaku malu, sedih dan merasa bersalah atas kepulangannya ke LA dengan selamat. Pasalnya, Maksim merasa seperti pria satu-satunya yang berjuang pulang dan berdesakan di kereta di antara semua pengungsi wanita dan anak-anak.
"Saya menangis dalam perjalanan dari bandara. Saya merasa malu sepanjang perjalanan kembali karena saya adalah satu-satunya pria di kereta di antara semua wanita dan anak-anak," ungkap Maksim.
Maksim tak dapat menghilangkan rasa bersalahnya lantaran beruntung tak lagi merasakan invasi yang menerpa Ukraina karena Rusia. Mantan penari "Dancing with the Stars" itu benar-benar merasa malu dan kesal dengan dirinya sendiri. Ia menilai dirinya begitu egois lantaran melarikan diri begitu saja.
"Saya merasa bersalah. Saya merasa bersalah. Saya merasa buruk. Saya merasa malu. Saya merasa kesal," pungkas Maksim.
(wk/Sisi)