Pihak kepolisian menyebut bahwa Indra berbohong dengan mengaku kalau dirinya hanya trader biasa. Namun pernyataan tersebut justru berbanding terbalik dengan pengakuan Indra saat tampil di podcast Denny Sumargo.
- Lailatul Maghfiroh
- Kamis, 17 Maret 2022 - 12:50 WIB
WowKeren - Indra Kenz saat ini tengah menjadi tahanan di Rutan Bareskrim Polri, Jakarta Selatan. Pria yang sempat dijuluki sebagai crazy rich Medan ini tengah menjadi tersangka atas kasus investasi bodong berkedok trading.
Sementara belum lama ini pihak kepolisian berikan pernyataan yang cukup mengejutkan setelah menjalani pemeriksaan terhadap Indra. Brigjen Whisnu menyebut bahwa Indra tak kooperatif. Selain menutup informasi, Indra juga diduga telah menghilangkan barang bukti.
"Indra Kenz ini menutupi semua informasi kepada Polri. Dia menghilangkan bukti handphone-nya. Dia menghilangkan bukti laptopnya. Bahkan dia menyampaikan kepada penyidik bahwa dia bukan afiliator tetapi dia pemain biasa," terang Brigjen Pol Whisnu Hermawan.
Lantas pengakuan Indra sebagai trader biasa tersebut tampak berbanding terbalik dengan pernyataannya saat menjadi bintang tamu di podcast Denny Sumargo. Kala itu Indra justru dengan gamblang menerangkan bagaimana awal mula dirinya bisa menjadi affiliator.
Nah loe dengan platformnya itu posisi loe sebagai affiliator atau sebagai trader doang?" tanya pria yang akrab disapa Densu tersebut. Barulah kemudian Indra mengaku bahwa semula ia menjadi trader biasa.
Namun Indra menginginkan keuntungan lebih banyak lagi hingga akhirnya ia mendaftar sebagai affiliator. Ia pun menyadari bahwa dirinya akan mendapatkan keuntungan dari orang-orang yang ia ajak menggunakan aplikasi Binomo.
"Awalnya gue trader, tapi kan gue secara tidak langsung jadi mempromosikan, gue trading di platform tersebut, gue tidak punya hubungan kerjasama, yakan? Akhirnya gue cari tahu gimana caranya biar setidaknya gue gak rugi-rugi banget, setidaknya gue dapet untung, ketika ada orang yang daftar karena gua," terang Indra.
Selain itu, Indra juga mengaku bahwa ia mendapatkan keuntungan sebanyak 70 persen dari orang yang kalah. "Nah ternyata, gue cari, oh ada (option) affiliate marketing, yaudah gue daftar dan di situ memang tertulis up to 70 persen share, tapi tidak tertulis 70 persen dari yang kalah," paparnya.
"Gak dibayar, gue sebagai trader, " imbuh Indra. "Oh loe hanya dapat keuntungan apabila orang masuk lewat link loe?" tanya Densu. "Iya, dan pada saat itu gue memang mengajarkan orang untuk trading di option," jawab Indra.
(wk/lail)