Im Jae Hyuk 'All of Us Are Dead' Masih Kerja Paruh Waktu, Kenyataan Pahit Bintang Netflix Terungkap
Instagram/netflixkr
TV
Popularitas All Of Us Are Dead

Aktor 'All of Us Are Dead' Im Jae Hyuk masih harus kerja sampingan di saat dramanya sukses besar. Jadi bahan diskusi, terungkap kenyataan pahit para bintang Netflix.

WowKeren - Meski drama "All of Us Are Dead" sukses besar, rupanya keberhasilan tidak mengikuti semua aktor yang bermain di dalamnya. Adalah aktor Im Jae Hyuk yang masih harus berjuang memenuhi kebutuhannya dengan bekerja paruh waktu.

Saat menceritakan kisahnya, ibu Im Jae Hyuk sampai menangis lantaran mendengar anaknya masih berjuang sedemikian keras. Bahkan beberapa waktu lalu, Im Jae Hyuk juga sempat mengungkapkan fakta ini saat menjadi bintang tamu "Ask Us Anyhting" atau "Knowing Bros".

"Aku aktor yang bekerja untuk hidup. Aku punya banyak pekerjaan paruh waktu bahkan sampai sekarang. Aku juga bekerja sebagai supir, aku juga membantu orang memindahkan furnitur sebagai pekerjan sampingan dua kali seminggu," beber Im Jae Hyuk.

Pengakuan Im Jae Hyuk ini rupanya mendapatkan tanggapan beragam dari netizen Korea Selatan. Sebagian netizen menyampaikan rasa simpati, namun ada pula yang berpendapat bahwa bekerja paruh waktu sudah menjadi hal biasa di kalangan anak muda dan bukan hanya Im Jae Hyuk seorang.



"Aku merasa lucu orang-orang bersimpati dan merasa kasihan pada aktor atau seleb yang harus bekerja paruh waktu untuk memenuhi kebutuhan. Melayani, mengantarkan, jaga toko dan pompa bensin.. semua pekerjaan itu dilakukan anak muda normal manapun dan semuanya layak. Jadi aku tidak paham kenapa seleb berharap orang lain kasihan seolah-olah aktor kelasnya lebih tinggi. Mengapa harus sedih bahwa dia harus bekerja paruh waktu?" kata salah satu netizen.

Menurut sebagian netizen, wajar jika ibu Im Jae Hyuk menangis apabila putranya bekerja sampingan. Mereka percaya bahwa Im Jae Hyuk dibesarkan dengan baik.

"Komentar ini kasar sekali. Dia hanya berbagi ini dan itu di acara itu, dan kupikir bisa dimengerti bahwa ibu manapun akan meneteskan air mata yang mendengar putra mereka mengalami hal seperti ini. Coba miliki pandangan hidup yang lebih positif sebelum melompat ke kesimpulan yang merugikan orang lain," seloroh netizen lain.

Namun, netizen mendiskusikan bagaimana popularitas di Korea sangatlah sulit didapat terlepas dari kesuksesan internasional sebuah drama. Mereka mengungkapkan bahwa semua aktor mengalami rintangan saat mulai merintis dan tidak jarang harus menghadapi kenyataan pahit.

"Aku perhatikan, aktor yang terkenal dari Netflix tidak serta merta membawa ketenaran itu ke lebih banyak drama dan tawaran iklan di Korea. Netflix tidak ada artinya untuk berkarier di Korea. Yang mereka dapatkan hanyalah banyak pengikut internasional di medsos. Sepertinya mereka jadi terkenal, tapi tidak juga? Ketenaran Netflix adalah gelembuh yang menunggu dipecahkan," terang netizen lain.

Semenara itu, "All of Us Are Dead" adalah drama tentang munculnya virus zombie di sekolah di para siswa berusaha bertahan hidup. Drama K-Zombie ini sempat menduduki puncak chart Netflix Global selama berminggu-minggu sejak rilis 28 Januari lalu.

(wk/inta)


You can share this post!


Related Posts