Ibu Bocah Autis Ogah Diajak Ketemu Cristiano Ronaldo Buntut Insiden Ponsel, Telanjur Sakit Hati?
pixabay.com/Ilustrasi
Dunia

Kelly mengatakan putranya yang autis Jake Harding yang masih berusia 14 tahun tidak ingin bertemu pemain itu setelah diduga membanting teleponnya dari tangannya.

WowKeren - Nama pesepak bola kondang Cristiano Ronaldo baru-baru ini menuai sorotan. Betapa tidak, Ronaldo menunjukkan rasa frustrasinya setelah United secara mengejutkan kalah 0-1 dari Everton di Goodison Park pada Sabtu pekan lalu.

Pemain berusia 37 tahun itu tampak membanting smartphone dari tangan penggemar berusia 14 tahun saat dia keluar dari lapangan. Usut punya usut, remaja itu merupakan seorang bocah autis.

Ibu dari bocah tersebut, Sarah Kelly, mengecam Manchester United karena bertindak mengerikan setelah putranya yang masih remaja diserang oleh Ronaldo yang kemudian bertindak seolah-olah mereka berutang budi padanya.

Kelly mengatakan putranya yang autis Jake Harding yang masih berusia 14 tahun tidak ingin bertemu pemain itu setelah legenda sepak bola itu diduga menampar teleponnya dari tangannya pada akhir pekan. Kelly mengklaim remaja itu ditinggalkan dengan memar di tangannya setelah insiden itu.



United telah meluncurkan penyelidikan setelah video itu menjadi viral, tetapi The Sun memahami bahwa Ronaldo tidak akan menghadapi pembalasan. Sekarang, Kelly mengatakan dia dan putranya tidak tertarik untuk bertemu Ronaldo setelah perwakilannya menghubungi mereka.

Kepada Sky News, ia mengatakan bahwa dirinya tidak memiliki sesuatu untuk dikatakan kepada Ronaldo. "Mengapa saya harus pergi ke Old Trafford? Mengapa penggemar Manchester City ingin pergi mengunjungi pemain United?" tegasnya.

Kelly menambahkan bahwa jika Ronaldo memang berniat baik, seharusnya dia segera berbalik ke anaknya pada saat itu dan meminta maaf. Dia kemudian menertawakan sikap sportif Ronaldo.

"Jika dia memang berniat baik, saya pikir dia seharusnya berbalik pada saat kejadian, mengangkat telepon Jake dan berkata, 'Maaf'," ujarnya. "Itu adalah lelucon terbesar bagi saya, 'sportmanship'. Ketika Anda bisa melakukan itu pada anak laki-laki berusia 14 tahun. Itu sama sekali tidak sportif."

Ronaldo sendiri sudah meminta maaf lewat Instagram-nya. "Saya ingin meminta maaf atas kemarahan saya dan, jika memungkinkan, saya ingin mengundang penggemar ini untuk menonton pertandingan di Old Trafford sebagai tanda fair-play dan sportivitas," ujarnya.

(wk/zodi)


You can share this post!


Related Posts