Bona WJSN Merasakan Bedanya Aktris dan Idol Usai Bersaing dengan Kim Tae Ri '2521'
Instagram
TV
Popularitas Twenty Five Twenty One

Bona dan Kim Tae Ri sendiri sama-sama berperan sebagai pemain anggar dalam drama tvN 'Twenty-Five, Twenty-One' yang sukses menarik perhatian dan meraih rating tinggi.

WowKeren - Dalam program hiburan MBC "Radio Star" yang ditayangkan pada tanggal 27 April kemarin Bona tampil sebagai bintang tamu bersama Myung Se Bin, Yoon Eun Hye dan Heo Kyung Hwan. Member girlband Cosmic Girl itu belakangan makin dikenal usai bermain dalam drama tvN "Twenty-Five, Twenty-One".

Berperan sebagai peraih medali emas anggar Ko Yu Rim dalam drama, Bona ditanya apakah dirinya berlatih anggar secara individu. "Aku berlatih setiap hari selama tiga bulan dari hari berikutnya setelah menerima panggilan casting," katanya dan juga mengungkapkan bahwa dia menerima bimbingan pribadi dari Saber Won Woo Young.


"Awalnya, aku tidak memiliki banyak otot karena aku tidak suka berolahraga. Karena ini adalah latihan berintensitas tinggi, aku menggunakan otot yang seharusnya tidak aku gunakan dan harus mendapatkan terapi manual," tambahnya. Di sisi lain, Bona mengungkapkan bahwa dia sebenarnya adalah saingan anggar Kim Tae Ri.

"Pengaturan seperti itu dalam drama, tetapi bahkan ketika aku berlatih sebelum syuting, aku memintanya untuk bermain game denganku. Tae Ri mulai berlatih empat bulan sebelum aku, dan tubuhnya dalam kondisi yang baik. Kami berdua sangat kompetitif sehingga yang kalah meminta yang menang untuk bertanding lagi minggu depan," serunya.

Sedangkan Ketika ditanya tentang keterampilan anggarnya yang sebenarnya, Bona berkata, "Tae Ri jauh lebih baik. Dia jauh lebih akurat dan lebih cepat, tetapi permainan selalu memiliki keberuntungan dan trik. Aku pikir aku lebih baik dari dia di trik. Pada awalnya, aku bermain dengan keuntungan, tetapi kemudian aku bermain dengan kondisi yang sama. Saat itulah aku menyadari perbedaan antara aktor dan idola. Jika para aktor merasa seperti sedang membangun fondasi yang kuat dan meningkatkan keterampilan mereka, para idola yang terbiasa mencapai efisiensi maksimum dalam waktu singkat tampaknya telah menguasai permainan terlebih dahulu daripada postur dasar," pungkasnya.

(wk/aiss)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait