Harusnya Digelar Bulan September 2022, Asian Games di Tiongkok Disebut Bakal Ditunda Karena Pandemi
AFP
Dunia
Pandemi Virus Corona

Diketahui, Asian Games 2022 dijadwalkan akan digelar pada 10-25 September mendatang. Sekitar 10 ribu atlet diperkirakan akan bersaing dalam acara empat tahunan tersebut.

WowKeren - Ajang Asian Games 2022 di Hangzhou, Tiongkok, disebut akan ditunda karena pandemi COVID-19 di negara tuan rumah. Hal ini diungkapkan oleh Dewan Olimpiade Asia (OCA) pada Jumat (6/5) hari ini.

Diketahui, Asian Games 2022 dijadwalkan akan digelar pada 10-25 September mendatang. Sekitar 10 ribu atlet diperkirakan akan bersaing dalam acara empat tahunan tersebut.

OCA mengatakan tidak memilih tanggal baru penyelenggaraan Asian Games. Namun mereka mengatakan bahwa tanggal baru akan diumumkan "dalam waktu dekat" setelah pembicaraan dengan penyelenggara lokal dan Komite Olimpiade Tiongkok.

Menurut OCA, penyelenggara lokal sebenarnya sangat siap untuk menggelar pertandingan tepat waktu meskipun ada tantangan global. "Namun, keputusan diambil oleh semua pemangku kepentingan setelah mempertimbangkan dengan cermat situasi pandemi dan ukuran pertandingan," demikian kutipan pernyataan OCA dilansir The Asssociated Press.



Sementara itu, saluran televisi yang dikelola pemerintah Tiongkok juga telah melaporkan penundaan Asian Games dalam sebuah pernyataan singkat. Meski demikian, mereka tidak memberikan penjelasan rinci terkait penjadwalan ulang.

Di sisi lain, OCA juga mengumumkan bahwa Asian Youth Games yang dijadwalkan pada 20-28 Desember di Shantou, Tiongkok, akan dibatalkan. Pertandingan yang telah ditunda sekali itu selanjutnya akan digelar di Uzbekistan pada tahun 2025 mendatang.

Sedangkan World University Games yang dijadwalkan digelar pada 26 Juni-7 Juli di kota barat Chengdu, Tiongkok, dilaporkan juga dapat ditunda. Ajang multi-olahraga tersebut sedianya dijadwalkan digelar tahun lalu namun ditunda hingga tahun ini.

Sebagai informasi, penyebaran varian omicron dan lockdown di Shanghai serta Beijing tampaknya membuat sejumlah acara olahraga tersebut tak mungkin diadakan. Tiongkok diketahui telah berpegang tegus pada kebijakan "nol COVID-19" yang ketat meski banyak negara lain telah melonggarkan pembatasannya.

Meski begitu, Beijing baru-baru ini telah melonggarkan aturan karantina. Saat ini, pelaku perjalanan luar negeri yang datang ke Beijing harus menjalani karantina hotel selama 10 hari dan kemudian isolasi di rumah selama seminggu. Adapun aturan sebelumnya mengharuskan PPLN yang datang ke Beijing untuk menjalani 21 hari isolasi, setidaknya 14 hari karantina di hotel, dan diikuti tujuh hari pelaporan kesehatan reguler.

(wk/Bert)


You can share this post!


Related Posts