Mahfud MD Jelaskan 3 Pesan Terkait Arahan dari Presiden Jokowi ke Menteri Soal Pemilu 2024
polkam.go.id
Nasional
Pemilu 2024

Dalam pengantar Sidang Kabinet Paripurna, Presiden Jokowi kembali menyinggung Pemilu 2024. Menurut Menko Polhukam Mahfud MD, ada tiga pesan utama yang disampaikan Jokowi.

WowKeren - Meski masih bakal digelar pada tahun 2024 mendatang, namun isu Pemilihan Umum (Pemilu) sudah santer terdengar. Sebelumnya, publik menyoroti isu penundaan Pemilu 2024.

Akan tetapi, Presiden Joko Widodo telah menegaskan Pemilu tetap digelar pada tahun 2024 mendatang. Bahkan Jokowi pun telah meminta pemerintah untuk menyiapkan tahapannya yang dimulai pada Juni 2022.

Jokowi pun belum lama ini diketahui memberikan arahan ke para menteri terkait dengan Pemilu dan meminta jajarannya bekerja dengan baik. Atas hal ini, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menjelaskan tiga pesan dalam arahan Jokowi.

"Arahan Presiden tersebut, menurut saya mengandung tiga hal. Pertama, memastikan bahwa Pemilu 2024 harus berjalan sesuai dengan tahapan-tahaoannya mulai Juni 2022 ini," ujar Mahfud kepada wartawan, Senin (9/5).

Kemudian pesan yang kedua, kata Mahfud, keinginan agar jajarannya bekerja secara maksimal sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing. Ia menyebut bahwa Jokowi tidak ingin tugas menteri terganggu dengan agenda Pemilu 2024.



"Ketiga, boleh saja menteri terkait ber-statement tentang Pemilu asal relevan dengan bidangnya, misalnya Mendagri (Menteri Dalam Negeri) ber-statement, bahwa pemerintah akan mendukung kemandirian dan netralitas KPU. Begitu itu malah bagus," jelas Mahfud.

Sebelumnya, Jokowi menyebut bahwa tahapan Pemilu 2024 segera dilakukan. Ia meminta jajarannya bekerja dengan baik, sehingga tahapan Pemilu bisa berjalan dengan lancar.

"Saya juga meminta menteri kepala lembaga agar fokus betul-betul bekerja di tugasnya masing-masing," ujar Jokowi dalam pengantar Sidang Kabinet Paripurna seperti yang disiarkan oleh kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (9/5).

Kemudian Jokowi juga ingin agar agenda-agenda prioritas dan strategis negara dilakukan dengan baik sehingga ia mengingatkan agar menteri dan kepala lembaga negara bekerja dengan fokus. Hal ini perlu dilakukan agar agenda strategis nasional yang jadi prioritas bisa dipastikan terselenggara dengan baik, lancar, dan tanpa gangguan, dalam hal ini Pemilu 2024.

Selain itu, Jokowi pun meminta agar kabinetnya untuk tetap konsentrasi terhadap masalah pandemi dan ekonomi global. Jokowi menilai bahwa kedua isu tersebut belum selesai dan menimbulkan ketidakpastian.

(wk/tiar)


You can share this post!


Related Posts