Sutradara Bongkar Fakta Ini Usai Keaslian Cerita 'KKN di Desa Penari' Diragukan
Instagram/awisuryadi
Film
Film KKN Di Desa Penari

Sutradara 'KKN di Desa Penari', Awi Suryadi buka suara terkait keaslian dari cerita thread milik SimpleMan. Awi lantas membongkar fakta tentang thread 'KKN di Desa Penari'.

WowKeren - Sutradara film "KKN di Desa Penari", Awi Suryadi membongkar fakta tentang thread Twitter dari Simple Man. Sebab, tidak sedikit yang meragukan keaslian cerita "KKN di Desa Penari".

Awalnya, Awi Suryadi membahas soal cerita dari "KKN di Desa Penari". Awi mengaku awalnya ingin mengikuti cerita berdasarkan semua isi thread dari SimpleMan. Namun, terdapat sedikit perubahan, yakni movie logic.

"Kita dari awal udah mutusin mau sesetia mungkin dengan thread-nya. Jadi we try not change anything, cuma yang berubah adalah movie logic," kata Awi Suryadi dalam kanal YouTube TS Media, Senin (30/5).

"Kalo di thread misalnya karakter Bima itu dia tidak ditunjukkin ada perubahan di dirinya gitu. Dari awal dia memang niatnya naksir sama Widya udah dia mau melet Widya," sambung Awi Suryadi. "Nah kalo di film kita bikin Bima nih harus bertobat, Bima nih harus ngerasa dia salah."

Selain itu, Awi Suryadi mengaku percaya atas kebenaran kisah "KKN di Desa Penari". Sebagai pembuat film, Awi harus mempercayai betul apa yang disampaikan oleh narasumbernya, yakni SimpleMan.


"Saya sangat sangat percaya dengan SimpleMan. Saya sebagai filmmaker, kalo kita punya seorang narasumber, ya kita we have to believe in her or him gitu ya. Kalo enggak apa yang kita buat?" ucap Awi Suryadi.

Meski begitu, Awi Suryadi membongkar fakta bahwa SimpleMan menulis kisah "KKN di Desa Penari" 80 persen dengan apa adanya. Untuk sisanya, SimpleMan mengubah sedikit demi menutupi identitas tempat, nama orang dan kampus.

"Dia langsung bilang, 'mas ini cerita kisah nyata, 80 persen saya tulis apa adanya 20 persen saya ubah-ubah untuk menutupi tempat, nama-nama orang, nama kampus gitu'," tutur Awi Suryadi.

Lebih lanjut, berdasarkan keterangan dari SimpleMan, memang ada dua orang meninggal dunia. "Jadi dua yang beneran meninggal. Empat ini ada," pungkas Awi Suryadi.

(wk/dess)

You can share this post!

Related Posts