Kenali 7 Risiko Berikut Sebelum Memulai Pocketing Relationship
Pxhere
SerbaSerbi

Pocketing relationship banyak digunakan sebagai gaya pacaran anak muda saat ini. Kenali 7 risiko berikut sebelum memulai pocketing relationship dengan pasangan.

WowKeren - Pocketing relationship sering ditemui dalam hubungan asmara. Meski kerap dipakai sebagai gaya pacaran banyak orang, pocketing relationship dinilai dapat menyakiti pasangan.

Penyebab munculnya pocketing relationship bisa karena beragam faktor. Meski awalnya disepakati kedua belah pihak, gaya kencan ini dinilai dapat menjadi bumerang dalam hubungan. Pandangan demikian dibenarkan oleh terapis profesional, Jennifer Guttman, PsyD.


"Pocketing relationship dalam suatu hubungan bisa menarik jika sudah disepakati sebelumnya. Namun, hal ini bisa menjadi bumerang. Pasalnya, gaya kencan ini banyak menimbulkan kemarahan, rasa malu, penghinaan, atau prasangka buruk. Kondisi itu membuat pasangan merasa terasing dan mendorong mereka menjauh dari hubungan," kata Jennifer.

Karena itu, WowKeren telah merangkum 7 risiko yang kemungkinan akan muncul dalam hubungan pocketing relationship. Penasaran apa saja? Yuk, langsung simak di ulasan berikut ini.

(wk/Sisi)

1. Risiko Munculnya Orang Ketiga


Risiko Munculnya Orang Ketiga
tn2magazine.ie

Pocketing relationship akan menyimpan rapat hubungan mereka termasuk menjauhkannya dari media sosial. Karena itu, pasangan Anda kerap dikira tengah melajang. Pakar hubungan, Rachel Lloyd pun berpendapat bahwa kondisi itu memicu munculnya orang ketiga.

"Pocketing relationship membuat pasangan Anda terlihat lajang secara online. Pasangan Anda mungkin kerap menyukai foto-foto tertentu atau mengirim pesan ke pengguna media sosial lain tanpa mereka sadari sedang menjalin hubungan," kata Rachel.

2. Picu Prasangka Buruk


Picu Prasangka Buruk
pixahive

Gaya kencan ini juga dinilai dapat memicu banyaknya prasangka buruk dalam hubungan. Pocketing relationship membuat pasangan mencemaskan banyak hal. Pakar kencan sekaligus CEO Safer Date, Elaine Parker membenarkan pendapat tersebut.

"Itu membuat Anda bertanya-tanya, apakah mereka malu? Apakah mereka diam-diam berkencan dengan orang lain? Pocketing relationship menyebabkan banyak kecemasan, membuat Anda merasa seolah-olah pasangan tidak serius," papar Elaine.

3. Dicari Hanya Ketika Butuh


Dicari Hanya Ketika Butuh
Pixnio

Pocketing relationship dapat memicu hubungan toxic. Pendiri situs kencan Select Personal Introductions, Alex Mellor-Brook berpendapat bahwa gaya kencan ini akan menyakiti pasangan. Dalam kebanyakan kasus, pasangan hanya akan mencari Anda ketika butuh saja.

"Jika ini terjadi, Anda biasanya hanya akan diajak keluar ketika mereka menginginkan atau membutuhkan Anda. Mereka tidak akan menjadikan Anda bagian penuh dari hidup mereka," ujar Alex.

4. Kehilangan Kepercayaan Diri


Kehilangan Kepercayaan Diri
Rawpixel

Pocketing relationship disebut mampu menghilangkan rasa percaya diri pasangan. Mereka yang kehilangan kepercayaan diri, biasanya butuh waktu lama untuk pulih. Pakar hubungan Megan Luscombe membenarkan hal tersebut.

"Pocketing bisa sangat merusak harga diri seseorang. Penting bagi Anda untuk mengutamakan diri sendiri jika berada dalam situasi seperti ini. Tetapi, butuh waktu agar seseorang kembali menemukan kepercayaan diri," kata Megan.

5. Hubungan Sulit Berkembang


Hubungan Sulit Berkembang
Pxhere

Risiko lain yakni hubungan akan sulit berkembang. Munculnya banyak keraguan dan prasangka buruk membuat hubungan sulit mengarah ke arah serius. Megan Luscombe lagi-lagi menyetujui pandangan tersebut.

"Pocketing relationship membuat hubungan berjalan lambat. Akan ada banyak keraguan yang terjadi yang kemudian menyebabkan hubungan sulit mengarah ke arah serius," jelas Megan.

6. Risiko Cekcok Lebih Banyak


Risiko Cekcok Lebih Banyak
publicdomainvectors.org

Selain sulit berkembang, hubungan berisiko mengalami banyak konflik. Gaya kencan seperti ini lambat laun akan merusak kualitas suatu hubungan. Pendapat demikian disampaikan peneliti dari Universitas Stanford, Nir Halevy.

"Psikologi mempelajari bahwa pocketing relationship berisiko memicu konflik lebih sering. Kerahasiaan atau ketidakterbukaan dapat merusak kualitas hubungan sosial dan munculnya perasaan kesepian dalam kasus tertentu," jelas Nur Halevy.

7. Menciptakan Jarak Dalam Hubungan


Menciptakan Jarak Dalam Hubungan
Pxhere

Pocketing relationship biasanya enggan memperkenalkan pasangan ke keluarga atau teman dekat. Psikolog Rachel Perlstein menilai gaya kencan ini dapat menciptakan jarak dalam suatu hubungan. Pasalnya, ketidakterbukaan pasangan membuat Anda kesulitan mengenal mereka lebih dalam.

"Pocketing datang dengan maksud menyembunyikan orang yang Anda kencani. Seringkali pocketer tidak ingin pasangannya bertemu teman dan keluarga. Itu dapat menciptakan ruang dan jarak dalam hubungan," kata Rachel.

Nah, itu dia 7 risiko yang kerap dijumpai dalam pocketing relationship. Semoga artikel di atas membantu sobat WowKeren memahami bahaya gaya kencan tersebut.

Eits, meski dinilai buruk, pocketing relationship ternyata juga memiliki sejumlah manfaat loh! Bagi kalian yang ingin tahu, nantikan ulasannya di artikel selanjutnya ya. See you!



You can share this post!

Related Posts