Drama Suzy 'Anna' Tuai Respons Negatif di Tiongkok, Ini Pemicunya
Coupang Play
TV
Drama Baru Bae Suzy

'Anna' menceritakan kisah Yoo Mi (Suzy), wanita yang kehilangan sebagian dirinya karena sebuah kebohongan. Yoo Mi berpura-pura menjadi wanita kalangan atas bernama Anna.

WowKeren - Suzy menuai banyak pujian atas akting apiknya dalam drama "Anna". Namun drama garapan Coupang Play itu secara tidak terduga justru menuai respons negatif dari penonton Tiongkok.

"Anna" menceritakan kisah Yoo Mi (Suzy), seorang wanita yang kehilangan sebagian dirinya karena sebuah kebohongan. Yoo Mi berpura-pura menjadi wanita kalangan atas bernama Anna.

Di episode kedua "Anna", Yoo Mi pergi ke toko desainer bekas untuk menjual jam tangan yang dia terima sebagai hadiah. Karyawan di toko itu memberi tahu Yoo Mibahwa arlojinya tidak terlalu berharga dan telah menjadi berita karena penipuan.

"Apakah kamu tidak tahu? Jam tangan ini dibuat di Tiongkok, tetapi mereka menamakannya 'Buatan Swiss' karena mereka memiliki satu paku di jam tangan yang berasal dari Swiss. Mereka kemudian menagih 8,00 juta won untuk itu padahal biaya pembuatannya hanya 100 ribu won," ujar karyawan itu.


Drama Suzy \'Anna\' Tuai Respons Negatif di Tiongkok, Ini Pemicunya

Source: Naver

Seorang netizen Tiongkok membagikan adegan dalam "Anna" di Weibo. "Apakah kalian semua telah menonton drama baru Suzy 'Anna'? Banyak bagian dari drama yang kontroversial," tulis netizen itu.

"Ada adegan di mana pemeran utama wanita diberi jam tangan palsu. Ketika Yoo Mi pergi untuk menjual jam tangan, pekerja toko berkata, 'Apakah kamu tidak tahu merek ini tidak bagus?' Mereka mengatakan jam tangan itu dibuat di Tiongkok dan kemudian dikirim ke Swiss untuk diberi merek (pada dasarnya menyiratkan bahwa kami adalah tempat yang membuat produk palsu)," imbuh netizen itu.

Postingan ini dibanjiri komentar netizen lainnya dengan kemarahan. "Kemurahan hati orang Korea hanya sebesar ukuran negara mereka," komentar seorang netizen. "Meskipun seorang penulis menulis naskah, dia masih memilih peran setelah membacanya," sahut yang lain.

"Drama Korea semakin tak tertahankan untuk ditonton. Mereka tidak memiliki pasar di Tiongkok lagi, sehingga mereka dapat mengatakan hal-hal buruk tentang negara tersebut. Ini sangat bodoh," pungkas netizen lainnya. Bagaimana menurutmu?

(wk/amal)


You can share this post!

Related Posts