Masih Berduka, Ayu Anjani Sebut Kru Kapal Mabuk-Mabukan Sampai Sebabkan Ibu dan Adiknya Meninggal
Instagram/real.ayuanjani
Selebriti

Ayu Anjani masih berduka atas kapal yang menewaskan adik dan ibunya di Labuan Bajo. Ia pun ingin ada pihak yang bertanggung jawab atas kejadian itu, terlebih kru kapal tersebut.

WowKeren - Duka mendalam masih dirasakan Ayu Anjani atas tenggelamnya kapal yang menewaskan ibunda dan adiknya di Labuan Bajo. Ayu yang masih terpukul dengan kejadian tersebut, mengungkap sesuatu hal tak terduga.

Ayu Anjani menyebut para kru kapal sempat mabuk-mabukan pada malam sebelum kapal tenggelam. Gara-gara itu jam pemberangkatan kapal sempat mundur hingga beberapa jam.

"Posisi kru kapal itu katanya adikku itu habis mabuk-mabukan malamnya, makanya kenapa mereka yang seharusnya berangkat pada jam tiga pagi tidak bangun sampai jam setengah enam pagi," beber Ayu Anjani seperti dilansir dari InsertLive.

Atas dasar hal tersebut, Ayu Anjani pun ingin pihak berwenang mengusut tuntas kasus ini. Pemain sinetron "Cinta SMU" ini ingin ada pihak yang harus bertanggung jawab atas kejadian ini.

"Semua (mabuk). Semua dan juga guide-nya," ungkap Ayu Anjani. "Makanya ini kenapa saya mau usut tuntas. Semuanya saya sudah serahin ke pihak lawyer saya juga."


Sementara itu Ayu Anjani sendiri tak mengira akan kehilangan dua orang yang begitu dicintainya sekaligus. Ia bahkan mengaku tidak nafsu makan hingga mengidap sakit asam lambung akibat meninggalnya sang ibu dan adik.

"Pokoknya saya nggak mau dengar apa pun kalau misalnya mereka bisa tidur nyenyak. Saya nggak mau," tegas Ayu Anjani.

"Saya aja sampai sekarang ini nggak bisa tidur. Saya nggak bisa makan," ujar Ayu Anjani. "Benar-benar saya nggak bisa makan dari kemarin-kemarin. Asam lambung saya sudah naik terus berkali-kali."

Ayu sendiri mengaku sudah menyiapkan pengacara untuk kasus yang akan dilaporkannya tersebut. "Pasti (bawa ke jalur hukum) Sudah ada pihak kuasa hukum saya. Saya mau usut tuntas juga masalah kelalaian kru kapal," paparnya.

Ayu pun menyesalkan keterlambatan tim penyelamat saat insiden kapal tenggelam itu berlangsung. "Ada keterlambatan juga dalam tim penyelamat yang saya sesalkan banget karena, sebenarnya enggak jauh perjalanan itu paling cuma 20 menit dari darat," tuturnya.

(wk/tria)

You can share this post!

Related Posts