Perjalanan Karier Tjahjo Kumolo: Aktif di Organisasi Hingga Jadi Menteri
menpan.go.id
Nasional
Menpan RB Tjahjo Kumolo Meninggal

Setelah 12 tahun bergabung dengan Golkar, Tjahjo akhirnya mengundurkan diri pada tahun 1998. Pada November 1998, beliau resmi masuk sebagai anggota PDIP.

WowKeren - Kabar duka datang dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo. Beliau dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (1/7) setelah menjalani perawatan intensif sejak beberapa hari lalu.

Kabar tersebut telah dikonfirmasi oleh petinggi PDIP Junimart Girsang, yang menyatakan bahwa Tjahjo mengembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 11.10 WIB di RS Abdi Waluyo, Jakarta.

Nama Tjahjo Kumolo sendiri sudah tak asing lagi di kancah politik Tanah Air. Menpan semasa hidupnya memang telah aktif di sejumlah organisasi sejak muda. Beliau menempuh ilmu di Fakultas Hukum Universitas Diponegoro. Selama itu, Tjahjo sudah aktif di tiga organisasi yang berada di bawah naungan Partai Golkar.

Tjahjo mengawali kepengurusannya di KNPI sebagai Ketua Biro Organsaisi Dati I Jawa Tengah pada tahun 1983-1985. Selanjutnya pada tahun 1985, beliau diangkat menjadi Ketua DPD Dati I Jawa Tengah untuk periode tahun itu sampai 1988.

Pada tahun 1987, Tjahjo dipercaya untuk mengemban tugas sebagai Sekretaris Jenderal KNPI Jateng untuk periode 1987-1990. Dari sini, karier Tjahjo terus melejit ke tingkat nasional yang membuatnya mendapatkan jabatan Ketua Umum DPP KNPI periode 1990-1993.


Selain organisasi-organisasi di bawah Golkar, Tjahjo juga pernah berkecimpung di organisasi lainnya dengan menjadi Ketua PP Pemuda Panca Marga selama tahun 1989 sampai 1993, dan Dewan Pertimbangan di organisasi yang sama untuk empat tahun berikutnya.

Pria kelahiran Solo ini juga pernah menjadi anggota Dewan pertimbangan PP Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan TNI/Polri Indonesia atau FKPPI selama tujuh tahun, yakni pada 1990-1997. Tjahjo pun masuk menjadi anggota partai Golongan Karya, hingga pada tahun 1987 beliau duduk menjadi anggota DPR RI dari Fraksi Golkar di usia yang baru 30 tahun, yang membuatnya tercatat sebagai anggota DPR termuda.

Masa jabatannya sebagai anggota DPR memakai nama Golkar pada Pemilu 1987 dan Pemilu 1992. Sedangkan jabatan DPR berikutnya yakni pada Pemilu 1999, 2004, 2009, dan 2014, beliau maju melalui partai lain, PDI Perjuangan.

Setelah 12 tahun bergabung dengan Golkar, Tjahjo akhirnya mengundurkan diri pada tahun 1998. Pada November 1998, beliau resmi masuk sebagai anggota PDIP dan kemudian dipercaya masuk ke jajaran pimpinan fraksi. Tjahjo menjadi Ketua Fraksi selama periode 2004-2009 dan 2009-2014, serta menjabat sebagai Sekretaris Jenderal DPP PDIP untuk periode 2010-2015

Tjahjo selanjutnya menerima tugas untuk posisi Ketua Tim Suskes Pilpres untuk pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla pada Pemilu 2014. Jokowi menang, dan Tjahjo pun ditarik masuk ke Kabinet Kerja yang menjabat sebagai menteri Dlaam Negeri untuk periode 2014-2019. Hingga kemudian tugasnya berlanjut sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) untuk periode 2019-2024 di Kabinet Indonesia Maju.

(wk/zodi)


You can share this post!

Related Posts