Dianggap Anti Jepang, Adegan Jeon Jong Seo di 'Money Heist Korea' Dikritik
Instagram/wjswhdtj94
TV
Series Money Heist Korea

'Money Heist: Korea - Joint Economic Area' kembali dikritik atas adegan yang melibatkan Tokyo (Jeon Jong Seo) ketika mengungkap alasannya memilih nama tersebut.

WowKeren - Sejak dirilis pada 24 Juni lalu, "Money Heist: Korea - Joint Economic Area" menuai beberapa komentar negatif. Salah satunya karena alur drama Netflix ini dianggap terlalu mirip dengan versi asli Spanyol sehingga tidak ada unsur baru.

Kini, "Money Heist: Korea - Joint Economic Area" kembali dikritik atas adegan yang melibatkan Tokyo (Jeon Jong Seo). Pasalnya dalam adegan itu, dialog milik salah satu karakter penting itu dianggap sebagai anti Jepang.

Tokyo adalah orang Korea Utara yang meninggalkan negaranya demi hidup baru di Korea Selatan. Ia menjadi sasaran serangan seksual tetapi membunuh penyerangnya untuk melindungi wanita lain.

Pada titik terendahnya, Tokyo kemudian direkrut oleh profesor. Profesor meminta dia dan rekrutan lainnya untuk memilih alias berdasarkan kota mana pun di dunia. Adegan bermasalah muncul ketika karakter menjelaskan mengapa dia memilih Tokyo.

Dianggap Anti Jepang, Adegan Jeon Jong Seo di \'Money Heist Korea\' Dikritik

Source: Naver


"Karena kita akan melakukan sesuatu yang buruk," ujar Tokyo. Dialog ini mengacu pada lelucon lama yang lazim di awal 2000-an.

Pada saat itu, orang Korea akan saling mengatakan mereka orang Jepang jika kedapatan melakukan sesuatu yang buruk di negara asing. Hal itu mereka lakukan agar tidak mempermalukan Korea.

Sebagian netizen merasa adegan itu hanya norak, dengan yang membandingkan adegan itu dengan iklan seluler. Sebagian besar netizen Korea juga merasa bahwa adegan yang dianggap sebagai anti Jepang ini sebenarnya tidak perlu.

"Sejujurnya, itu adalah cara yang norak untuk mengejek Jepang entah dari mana," tulis seorang netizen. "'Mari kita menyatukan kembali dua Korea, dan Jepang buruk!' Tidak bisakah kalian melihat keyakinan politik sutradara? Lol Keyakinan politiknya harus disimpan untuk dirinya sendiri," sambung yang lain.

"Aku bersumpah orang Korea, dan juga tidak suka Jepang, tetapi sentimen anti-Jepang dalam adegan itu sama sekali tidak beralasan. Jika menonton film Vietnam dan nama karakternya adalah Seoul, dan dia membunuh orang, sejujurnya aku akan membencinya. Aku mengerti Vietnam dan Korea tidak memiliki sejarah yang dimiliki Korea dengan Jepang tapi tetap saja," pungkas netizen lainnya. Bagaimana menurutmu?

(wk/amal)


You can share this post!

Related Posts