Cerita Noah Cyrus Kecanduaan Obat Xanax Karena Eks Pacar Sampai Tertidur Saat Live Wawancara
AFP
Selebriti

Adik Miley Cyrus, Noah Cyrus ceritakan perjuangan pulih usai kecanduan obat adiktif Xanax karena diperkenalkan oleh sang mantan kekasih ketika usianya baru 18 tahun.

WowKeren - Penyanyi Noah Cyrus kembali menyita perhatian publik akan pengakuannya belum lama ini. Hal itu lantaran adik Miley Cyrus itu mengaku pernah kecanduan akan obat adiktif bernama Xanax.

Menariknya, Noah membeberkan proses yang dilewatinya demi lepas dari Xanax usai sebelumnya sempat kecanduan. Pengakuan menarik itu disampaikan Noah melalui wawancara bersama Rolling Stone.

Dalam kesempatan itu, Noah mengaku mulai menjajal Xanax sejak usia 18 tahun. Noah mengungkap sang mantan kekasih lah yang memperkenalkan obat tersebut kepadanya.

Noah mengaku saat itu ingin terlihat keren di depan sang kekasih. Karena itu, Noah menuruti ajakan sang mantan kekasih.

"Saya pikir saya ingin cocok dengannya. Saya ingin menjadi apa yang dia inginkan dan apa yang dia pikir keren dan apa yang saya pikir semua orang lakukan," kata Noah.

Kendati demikian, Noah mengakui bahwa obat Xanax sempat membuatnya merasa tenang dan lebih baik. Mengingat, Xanax kerap dipakai untuk meredakan depresi, stres dan masalah kesehatan mental lainnya.


"Begitu saya merasa mungkin untuk membungkam sejenak dan mematikan rasa sakit Anda, itu berakhir," ungkap Noah.

Noah mengaku mendapatkan Xanax dengan mudah karena mengenal orang-orang yang berkecimpung dalam hal tersebut. Ia menyadari bahwa hal itu tidaklah baik dan merasa telah jatuh ke lubang yang salah.

"Saya dikelilingi oleh orang-orang yang dengan mudah bisa mendapatkannya dengan membelinya dari orang-orang. Itu seperti menjadi lubang gelap, lubang tanpa dasar," papar Noah.

Noah menyebut Xanax membuatnya kehilangan kendali atas diri sendiri. Ia terus tertidur sepanjang hari dan sesekali kehilangan kemampuan mengingat.

Ironisnya, Noah mengaku pernah mengantuk dan tertidur ketika ia melakukan live wawancara. Noah begitu malu dan tak dapat menahan diri untuk mengantuk.

Hal itu lantaran Noah sudah mengonsumsi Xanax terlalu banyak. Tim produksi pun memutuskan untuk tak menyayangkan wawancara tersebut.

"Saya benar-benar terkantuk-kantuk dan tertidur, dan tidak dapat mengangkat kepala atau membuka mata, karena saya telah pergi sejauh ini," pungkas Noah.

(wk/Sisi)

You can share this post!