Bikin Keluarganya Terancam Diusir Dari Rusun Jatinegara, Pelaku Pembuang Bayi Akan Segera Dinikahkan
Stocksnap.io
Nasional

Seorang gadis berusia 19 tahun diketahui melahirkan anak tanpa suami. Ia kemudian sempat membuang bayinya ke Sungai Ciliwung pada 1 Juni 2022 lalu lantaran merasa malu.

WowKeren - Kasus dugaan pembuangan bayi berujung pada satu keluarga terancam diusir dari Rusun Jatinegara Barat. Putri keluarga tersebut diketahui melahirkan anak tanpa suami. Ia kemudian sempat membuang bayinya ke Sungai Ciliwung pada 1 Juni 2022 lalu lantaran merasa malu.

Bayi tersebut kemudian ditemukan warga dan ditolong petugas. Sang ibu yang berinisial MS telah ditetapkan sebagai tersangka dan kini tengah menunggu proses persidangan.

Kasus tersebut rupanya telah sampai ke telinga Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. "Memang kami mendapat laporan ada anak daripada keluarga yang tinggal di Rusun Jatinegara itu diusir," jelas Riza di Balai Kota pada Rabu (6/7).

Keluarga yang bersangkutan kini tengah bermediasi dengan pengelola rusun dengan didampingi pihak kepolisian. Menurut Riza, MS juga akan segera dinikahkan.


"Kasusnya (pembuangan anak) sudah ditangani oleh Polres setempat, dan hubungannya kedua anak ini lelaki dan perempuan sudah dilakukan mediasi secara kekeluargaan dan informasi yang saya terima akan segera dinikahkan," bebernya.

Menurut Riza, Pemprov DKI juga tengah melakukan mediasi dengan pihak pengelola rusun. Riza lantas berjanji untuk menangani kasus tersebut dengan bijak dan memberikan solusi terbaik.

"Jadi kami akan bijak menanganinya membantunya supaya tidak ada masalah dan keributan di kemudian hari," tukasnya.

Di sisi lain, bayi yang sempat dibuang ke Sungai Ciliwung itu kini telah dirawat oleh keluarga tersangka. Oleh sebab itu, keluarga mempertanyakan mengapa pihak pengelola rusun justru meminta mereka angkat kaki meski tengah mengurus sang bayi yang baru lahir.

"Yang saya pertanyakan kepada pihak pengelola kenapa tidak melihat bahwa saya ini sedang mengurus bayi yang jadi permasalahan tadi?" ujar kepala keluarga sekaligus kakek sang bayi. "Itu bayi kan dibuang ke kali dan sekarang kami merawatnya, melalui kakek dan neneknya, kok sekarang kami malah diusir?"

(wk/Bert)


You can share this post!

Related Posts