Sri Mulyani Ungkap Alasan Masyarakat Bisa Makin Kesulitan Beli Rumah
Instagram/smindrawati
Nasional

Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan bahwa pemerintah fokus menggunakan keuangan negara untuk membantu masyarakat berpendapatan rendah membeli rumah.

WowKeren - Menteri Keuangan Sri Mulyani memperingatkan masyarakat kemungkinan akan semakin sulit membeli rumah. Pasalnya, gejolak global berupa meningkatnya suku bunga juga berimplikasi pada sektor perumahan. Suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang tinggi akan membuat masyarakat kesulitan untuk membeli hunian.

"Untuk membeli rumah 15 tahun mencicil di awal berat, suku bunga dulu, principal-nya di belakang. Itu karena dengan harga rumah tersebut dan interest rate sekarang harus diwaspadai karena cenderung naik dengan inflasi tinggi," jelas Sri Mulyani pada Rabu (6/7). "Maka masyarakat akan makin sulit untuk membeli rumah."

Oleh karena itu, Sri Mulyani memastikan bahwa pemerintah fokus menggunakan keuangan negara untuk membantu masyarakat berpendapatan rendah membeli rumah. Hal itu mencerminkan prinsip keadilan dalam penggunaan keuangan negara.

"Yang kita perlu address untuk pembangunan Indonesia yang semakin berkeadilan adalah equality-nya makin baik yaitu mereka yang can't afford (tidak bisa membeli rumah) bisa dibantu melalui berbagai instrumen," paparnya.


Ada sejumlah program pemerintah yang ditujukan untuk mendorong masyarakat memiliki rumah, salah satunya adalah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Pemerintah menargetkan 200 ribu unit rumah akan mendapat subsidi FLPP pada tahun ini dengan alokasi anggaran mencapai Rp 19,1 triliun.

Pemerintah sendiri telah memberikan subsidi bagi 1,38 juta rumah sepanjang tahun 2010 hingga semester I-2022 dengan total pembiayaan APBN mencapai Rp 85,7 triliun. "Ini angka luar biasa besar," tukasnya.

Di sisi lain, Direktur Celios Bhima Yudhistira mengungkapkan tingginya inflasi akan berdampak ke potensi kenaikan bunga acuan Bank Indonesia (BI). Naiknya bunga acuan tersebut akan membuat bunga KPR ikut naik.

"Kenaikan bunga KPR khususnya bunga floating akan menjadi pertimbangan debitur untuk membeli rumah," tuturnya.

(wk/Bert)


You can share this post!

Related Posts