HITSfluencer : Wendi Dwi Saputro, Ilustrator Digital yang Bikin Gambar-Gambar Kece Hanya Dari Angka
Dokumentasi Wendi
Selebriti
HITSfluencer

Dengan kemampuan yang mumpuni, Wendi Dwi Saputro sukses memamerkan gambar-gambar digital kece hanya dari angka saja. Penasaran seperti apa rahasia dibalik gambar kece buatan Wendi? Ini dia cerita selengkapnya!

WowKeren - Berkembangnya dunia media sosial membuat seniman-seniman digital jadi kian menjamur di berbagai platform sebagai konten kreator. Ramainya arus ini tentu saja mengharuskan para kreator memiliki ciri khas yang membuatnya tak mudah dilupakan penonton. Salah satu kreator spesialis gambar digital yang populer di TikTok adalah Wendi Dwi Saputro. Dengan kemampuan yang mumpuni, ia sukses memamerkan gambar-gambar digital yang kece di akun TikTok, @maswendix.

Mulai aktif sejak tahun 2020 lalu, akun TikTok Wendi sudah mengantongi lebih dari 720 ribu pengikut. Ditambah, pria lulusan Teknik Informatika, Universitas AMIKOM Yogyakarta ini juga sudah mendapatkan lebih dari 13 juta likes. Lewat unggahan kreatifnya, ia berhasil membuat para penonton terkesima lewat gambar-gambar yang dibuat hanya dari angka-angka rahasia.


Salah satu unggahan Wendi yang populer adalah saat dirinya membuat gambar dari kata "Ragil". Awalnya, pria asli Yogyakarta ini menjabarkan angka-angka dibalik masing-masing huruf yang menyusun kata "Ragil". Selanjutnya, jajaran angka ini ia jumlahkan dan ditemukan angka 11. Dengan cerdas, ia lantas mengubah angka 11 menjadi gambar dua batang kayu. Berkat kreatifitas inilah, video yang diunggah pada 20 September 2021 ini sudah berhasil menjaring lebih dari 16 juta penonton.

Sebelum aktif di TikTok, tak banyak yang tahu jika ternyata Wendi sudah lebih dahulu malang melintang di Instagram sebagai ilustrator komik. Lewat akun, @bonjucomics dan @eljakomik, ia juga sudah sukses mengumpulkan total lebih dari 100 ribu followers. Keren ya?

Kepada WowKeren untuk rubrik HITSfluencer, Wendi secara eksklusif membeberkan perjalanannya mulai dari ilustrator komik di Instagram hingga sukses dikenal sebagai konten kreator TikTok. Seperti apa ceritanya? Ini dia penuturan Wendi selengkapnya!

(wk/yoan)

1. Pernah Sampai Di-Notice Pejabat Tinggi


Pernah Sampai Di-<i>Notice</i> Pejabat Tinggi
Instagram/khofifah.ip

Ketertarikan Wendi pada dunia menggambar sebenarnya sudah tumbuh sejak ia masih kecil. Saat itu, ia mengaku sangat suka gambar animasi hingga game. Sampai suatu ketika, seorang teman mengenalkannya pada dunia gambar digital. Sejak saat itu, ia lantas makin tertarik dan memutuskan untuk menekuni gambar digital. Karena tak punya alat, Wendi sampai pernah meminjam tablet milik temannya untuk menggambar.

"Aku pribadi dari kecil memang suka gambar, sempat bikin gambar manual. Karena preferensiku lebih banyak ke animasi atau game, sampai ketika ada teman yang menarikku ke gambar digital," kenang Wendi. "Mau enggak mau, aku menambah peralatan yang menunjang. Karena alat-alatnya tergolong mahal untuk pelajar dan mahasiswa, jadi aku sampai pinjam. Terus, aku nabung, sudah bisa beli sendiri, akhirnya mengembangkan sampai sekarang."

Setelah berhasil menabung dan membeli alat penunjang sendiri, Wendi lantas tak menyia-nyiakan kemampuannya. Di tahun 2016, ia mulai memberanikan diri untuk mengunggah komik-komik digital di Instagram. Beragam tema yang dekat dengan keadaan sehari-hari pun dengan kreatif ia eksekusi dengan bahasa yang menarik. Sampai-sampai, ada salah satu unggahan komiknya yang di-notice oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

"Aku mulai komik digital itu dari tahun 2016. Karena memang suka komik, jadi aku ingin menyampaikan pesan atau cerita yang meng-influence orang, tapi lewat media komik di Instagram," sambung Wendi. "Yang menarik, pernah bikin komik Bonju temanya siklus hari libur dan rebahan. Nah, konten konyol itu sempat di-upload sama akun official-nya gubernur Jawa Timur, Bu Khofifah. Jadi, sekelas pejabat pun sampai repost."

2. Perjalanan Panjang Temukan Formula Konten TikTok


Perjalanan Panjang Temukan Formula Konten TikTok
TikTok/maswendix

Kesuksesan Wendi menjadi ilustrator komik di Instagram membuatnya kerap diundang ke berbagai seminar hingga kuliah umum sebagai pembicara. Sampai suatu ketika, ia pun jadi tergerak untuk memulai TikTok. Dengan semangat yang sudah lama terpendam, ia akhirnya makin semangat untuk lebih aktif sebagai kreator demi meraih cita-cita.

"Aku pernah diminta tolong mengisi kuliah umum tentang komik sama salah satu universitas, jadi dosen. Pada saat itu, aku belum punya TikTok. Setelah itu, akhirnya aku bikin. Sebenarnya, dari dulu aku ingin banget jadi konten kreator. Tapi enggak sempat terus karena waktunya sudah habis buat kuliah, organisasi, dan kegiatan sosial," beber Wendi. "Sekarang masa balas dendam, harus meluangkan waktu untuk meraih cita-cita. Selama ini mungkin nama Wendi itu identik sama cewek, makanya aku tambahin 'mas'. Nah, X dibelakang nama 'Wendi' itu biar ada aksen kerennya saja."

Perjalanan Wendi di TikTok rupanya tak langsung berbuah manis. Di awal, konten unggahannya tentang gambar kartun jamet sempat menjadi tren. Tak berselang lama, jumlah viewers Wendi pun perlahan terus alami penurunan. Beragam jenis konten pun sudah sempat dicoba sebelum akhirnya ia menemukan formula yang berhasil membuat viewers-nya naik lagi.

"Aku lihat banyak kreator gambar digital yang berkarya, terus aku coba. Dulu sempat bikin tren gambar kartun jadi jamet, lumayan meledak. Tapi namanya tren, enggak bertahan jangka panjang dan turun viewers-nya," tutur Wendi. "Pernah sampai mikir bikin konten di luar gambar, kuliner. Tapi ya ingin menggambar lagi. Sudah coba upload komik, tapi masih cari formulanya. Karena di Instagram kan gambar, untuk diolah ke video landscape kan agak mikir. Sampai 8 bulan cari formula baru biar bisa naik lagi."

3. Makin Meledak Berkat Konten Gambar Dari Angka


Makin Meledak Berkat Konten Gambar Dari Angka
TikTok/maswendix

Setelah perjalanan yang cukup panjang, secara tak terduga Wendi akhirnya menemukan formula konten yang membuat viewers-nya kembali meledak. Berawal dari komentar random followers, ia berhasil mengeksekusinya jadi konten gambar yang menarik. Bahkan, ia pun sempat di-notice oleh Thariq Halilintar karena membuat gambar dari angka yang didapatkan melalui nama Fujianti Utami.

"Pertama dari komentar, ada yang tanya, 1+1 berapa? Akhirnya jadi ingat jaman dulu kalau 1+1 itu jadi jendela, 2+2 jadi ikan. Kayaknya, itu menarik deh dibikin konten. Setelah itu, ternyata banyak yang komentar lagi. Itu benar-benar langsung booming, sampai akhirnya malah kemana-mana," ungkap Wendi. "Bahkan aku pernah bikin (konten) dari kata 'Fuji', dan sampai dikomen sama Thariq. Pernah juga akun centang biru, Tokopedia komentar, 'coba namanya mimin dong'."

Tak hanya selebritis Tanah Air, beberapa konten kreator hingga brand-brand bercentang biru juga kerap kali mampir di kolom komentar Wendi. Puncaknya, konten yang sempat hampir dihapus ternyata jadi makin banjir viewers di hari kedua setelah diunggah. Sejak saat itulah, Wendi jadi makin percaya bahwa konten-kontennya mampu menghibur para penonton.

"Sejauh ini, konten yang viewers-nya meledak itu konten tentang nama. Dulu yang viral itu aku bikin konspirasi nama Ragil. Awalnya teman aku bilang, 'ini konten Ragil enggak bakal naik'. Terus, aku kepikiran apa aku hapus saja. Tapi akhirnya aku tunggu 1-2 hari eh, ternyata viewers-nya sudah 16 juta. Sempat juga beberapa kali kepikiran buat hapus konten, tapi setelah enggak dihapus, ternyata meledak (viewers-nya)," lanjut Wendi.

4. Proses Kreatif Dibalik Gambar dari Angka


Proses Kreatif Dibalik Gambar dari Angka
TikTok/maswendix

Membuat gambar kreatif hanya dari angka memang bukanlah proses yang mudah. Beberapa kali, Wendi bahkan terus menggulir kolom komentar demi menemukan request followers sampai ide gambar. Bahkan tak jarang, ia sampai menyusun strategi khusus. Dalam strategi ini, ia akan menentukan tujuan gambarnya terlebih dahulu, baru menemukan angka yang sesuai.

"Kalau aku pakai aplikasi Procreate buat iPad. Sebenarnya, prosesnya aku enggak asal bikin terus dipikir di tengah jalan. Bahkan, aku mikir jawabannya dulu. Misal, yang lagi viral A. Jadi aku pecah-pecah (gambarnya) kemudian aku ketemu angka awal ini sama ini. Setelah itu, aku cari di komentar kira-kira angka yang masuk yang mana? Jadi, kadang prosesnya malah terbalik," ungkap Wendi. "Tapi kadang dari awal enggak kepikiran mau bikin apa, jadi aku scroll komentar. Ternyata ada request 100+100. Aku lihat di angka 100 kok ada mata, mirip SpongeBob. Ya sudah, bikin saja."

Setelah sukses mencuri perhatian ratusan ribu followers di TikTok, Wendi pun memutuskan untuk melebarkan sayapnya di YouTube, Maswendix. Dengan kesamaan formula konten ditambah durasi video yang dipersingkat, ia sukses menggempur algoritma YouTube yang terkenal susah mendapatkan viewers. Bahkan hanya dalam waktu 8 bulan saja, Wendi sudah berhasil mendapatkan lebih dari 308 ribu subscribers.

"Dari TikTok aku coba untuk masuk ke ke platform lain, YouTube. Karena sekarang, orang-orang lebih suka video pendek, daripada aku mulai video panjang dengan subscriber nol, jadi aku lempar ke YouTube Short dulu saja agar lebih bisa disebarluaskan. Aku coba upload sejak Desember 2021 dan sampai sekarang sudah menghasilkan 308 ribu subscribers," ujar Wendi. "Makanya buat yang ingin terjun di YouTube, aku sarankan coba bikin YouTube Short dulu saja."

5. Tak Terpengaruh Komentar Negatif


Tak Terpengaruh Komentar Negatif
TikTok/maswendix

Menjalani setiap waktu membuat konten setiap hari rupanya kerap membuat Wendi merasa jenuh. Bahkan ada di satu titik di mana suasana hati sedang tidak baik sehingga membuatnya malas untuk membuat konten. Belum lagi ketika konten yang dibuat sepenuh hati ternyata tak mendapat banyak viewers. Meski demikian, ia tetap berusaha menjaga komitmen untuk terus berkarya.

Di sisi lain, Wendi juga mengaku kerap mendapatkan komentar-komentar negatif karena unggahan kontennya yang menghibur. Meski sesekali sempat menanggapi, namun kini ia memilih untuk mengabaikan. Pasalnya, ia menyadari bahwa masih banyak komentar-komentar positif yang lebih berdampak untuk memberinya semangat dan dukungan dalam berkonten.

"Kalau down sesekali mungkin iya karena pernah baca komentar negatif. Bahkan di konten aku yang kaya gini pun masih ada yang menghujat. Awalnya masih aku tanggapi, tapi setelah itu buat apa, bikin capek saja," kata Wendi. "Tapi biasanya juga banyak komentar dukungan. Misalnya, aku upload malam. Terus ada komentar, 'begadang bang? Jaga kesehatan'. Itu yang bikin semangat lagi buat membuat konten."

6. Rahasia Sukses Jadi Konten Kreator Ala Wendi


Rahasia Sukses Jadi Konten Kreator Ala Wendi
TikTok/maswendix

Bukan rahasia lagi jika salah satu kunci sukses menjadi konten kreator adalah konsisten berkarya. Agar bisa produktif, Wendi berpesan agar tidak hanya ikut-ikutan jika memulai sebuah konten. Mulai konten dari hal paling sederhana dan paling dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dengan hal itu, seseorang akan lebih mudah untuk konsisten sehingga hari-harinya bisa jadi lebih produktif.

"Cara biar produktif berkarya itu dari awal saat bikin sesuatu, jangan ikut-ikutan orang, tapi ikuti kata hati. Kalau dari awal sudah suka sama yang dijalani, nanti kedepannya lebih enak. Mulailah dari sesuatu sederhana yang dekat dengan kalian," pesan Wendi. "Kalau bikin konten yang memberatkan, kedepannya jadi enggak konsisten atau malas. Jadi, mulai sama hal-hal atau sesuatu yang simpel saja. Kalau aku kan dekat dengan menggambar, ya bikin konten menggambar saja."

Tak hanya itu saja, Wendi juga berbagi tips pada teman-teman yang tertarik untuk belajar gambar digital. Menurutnya, meningkatkan skill dengan belajar menggambar di atas kertas merupakan langkah pertama yang harus dilakukan. Apabila skill-nya sudah dirasa cukup, barulah pindah ke gambar digital secara perlahan menggunakan alat dan aplikasi yang menunjang.

7. Dampak Besar dari Lakukan Hal Sederhana


Dampak Besar dari Lakukan Hal Sederhana
TikTok/maswendix

Setelah konten-kontennya sukses menjaring banyak pemirsa, Wendi tak lantas berpuas hati. Kedepannya, ia mengaku ingin mengembangkan konten-konten gambar komik digitalnya ke TikTok dan YouTube. Harapannya, konten-konten yang rencananya dibuat animasi bercerita ini bisa memberikan dampak kepada lebih banyak orang.

"Karena dari awal sudah gambar digital, kedepannya malah ingin upgrade (konten) digital tapi versi yang lain. Seperti bikin advance kayak animasi karena aku sendiri suka bercerita. Makanya aku juga bikin karya digital lain seperti komik di Instagram. Di YouTube aku ingin bikin video panjang," harap Wendi. "Ternyata memulai hal itu enggak harus selalu dari yang besar. Dengan hal-hal yang sederhana, kita juga bisa meng-influence orang-orang. Misalnya bikin konten dan pesannya positif, enggak perlu sampai jutaan orang, ada 1-2 orang saja itu sudah bikin hidup orang berarti."

Berawal dari hal-hal sederhana, Wendi akhirnya berhasil menghibur memberikan dampak kepada lebih banyak orang. Ia juga berhasil membuktikan dan memberi pelajaran bahwa sesuatu yang besar juga bisa didapatkan dari melakukan hal-hal kecil dengan tulus.



You can share this post!