Muncul Suspek Cacar Monyet di Jawa Tengah, Ganjar Pranowo: Kita Lagi Pantau
Instagram/provjateng
Nasional
Wabah Cacar Monyet

Pasien suspek Cacar Monyet kini ditemukan di Jawa Tengah. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo pun ikut menyampaikan pesan ke masyarakat Jateng terkait virus Cacar Monyet.

WowKeren - Kasus Cacar Monyet hingga kini memang belum terdektsi di Indonesia. Namun, sejumlah kasus suspek Cacar Monyet di Tanah Air sempat muncul. Terbaru, kasus suspek Cacar Monyet dikabarkan muncul di Jawa Tengah.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo pun ikut memberikan tanggapakan mengenai informasi tersebut. Ganjar menyebut bahwa pihaknya masih terus melakukan pemantauan terhadal kasus suspek cacar monyet yang ditemukan muncul di Jawa Tengah.

“Kita masih pantau terus sampai hari ini. Kemarin ada yang bercirikan seperti itu, tapi masih didalami,” ungkap Ganjar Pranowo setelah menerima Komadan Pusat Hidro-Oseanogragi TNI AL (Pushidronal), Laksamana Madya Nurhidayat di kantornya, Rabu (3/8), melansir Jatengprov.go.id.

Terkait kasus suspek Cacar Monyet yang muncul di Jawa Tengah, Ganjar menyebut pasien tersebut telah dalam pantauan Dinas Kesehatan Provinsi Jateng. Status pasien itu hingga kini masih bergejala namun belum dipastikan positif terpapar Cacar Monyet.

“Kita belum berani menentukan apakah itu monkeypox atau bukan, tapi kita lagi pantau,” ujar Ganjar Pranowo.


Ganjar mengungkap bahwa sebelumnya juga sempat ditemukan kasus serupa. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, hasilnya dinyatakan negatif Cacar monyet.

“Dulu pernah ada yang masuk ke kami, saya udah cek, tapi hasil lab pemeriksaan terakhirnya bukan, alhamdulillah,” ungkap kader Partai PDIP tersebut.

Meski begitu, Ganjar tetap meminta semua pihak waspada dengan ancaman Cacar Monyet. Ganjar juga meminta agar pemerintah pusat melakukan penjagaan ketat di setiap pintu masuk ke Indonesia untuk menghindari masuknya wabah Cacar Monyek ke Indonesia dari negara-negara asing. Seperti diketahui, saat ini wabah Cacar Monyet telah menyerah berbagai negara hingga WHO menetapkanya sebagai darurat kesehatan global.

“Kami meminta, karena ini pasti ada pengaruh dari luar, maka pintu masuk Indonesia masih butuh pengetatan-pengetatan dan checking menggunakan banyak peralatan agar kita bisa aman,” pesan Ganjar.

“Masyarakat Jawa Tengah nggak perlu panik, kalau merasa tidak sehat segera periksa itu yang paling gampang. Dalam konteks Covid juga sama, segera lakukan booster, pakai maskermu sehingga insyaallah aman,” pungkasnya.

(wk/amel)

You can share this post!

Related Posts