Pakar Bela Kim Garam usai Laporan Komite Kekerasan Sekolah Muncul: Hukuman 5 Itu Terendah
Selebriti
Dugaan Bullying Kim Garam LE SSERAFIM

Pakar membeberkan mengenai simpulan yang diambil dari laporan komite kekerasan sekolah terkait dengan permasalahan Kim Garam dan terduga korban bully, Yoo Eun Seo (nama samaran).

WowKeren - Sisi baru mengenai kasus perundungan di sekolah Kim Garam eks LE SSERAFIM diketahui muncul. Kim Garam kembali menekankan tidak pernah melakukan tindakan perundungan.

Selain itu, detail laporan komite kekerasan sekolah yang melibatkan Kim Garam dan terduga korban perundungan yakni Yoo Eun Seo juga dibagikan. Pada laporan tersebut menunjukkan detail awal mula perselisihan Kim Garam dan Yoo Eun Seo yang awalnya berteman.

Hubungan keduanya semakin panas dan akhirnya membuat komite kekerasan sekolah digelar usai perkara Kim Garam melabrak Yoo Eun Seo usai menyebarkan foto teman mereka yang hanya mengenakan pakaian dalam di media sosial. Kim Garam pun akhirnya mendapatkan hukuman tingkat 5 dan Yoo Eun Seo tidak dihukum namun langsung pindah sekolah.

Pakar musik melalui akun YouTube pribadinya kemudian membeberkan simpulan yang diambil setelah membaca laporan komite kekerasan sekolah tersebut. Ia menyebutkan bahwa terbukti bahwa yang dilakukan oleh Kim Garam sebenarnya hanya memaki Yoo Eun Seo tanpa ada penyerangan fisik.


Pakar musik dengan nama YouTube Mr.Gachi itu pun menyebutkan bahwa hukuman tingkat 5 yang diberikan kepada Kim Garam sebenarnya disalahpahami oleh semua orang. Hukuman tingkat 5 umumnya menunjukkan bahwa terdapat perundungan fisik dari pelaku sehingga membuat Kim Garam ramai dihujat. Namun, pada kasus Kim Garam sebenarnya tidak begitu.

Tingkat hukuman 5 yang diberikan Kim Garam justru yang paling rendah jika dilihat dari laporan komite kekerasan sekolah. Hukuman tersebut pun diterima karena ibu Kim Garam tidak mengetahui bahwa tingkat tersebut terkesan sangat tinggi. Sebelumnya, ibu Kim Garam pun pernah mengaku menyesal menerima hukuman tersebut namun justru menuai kritik.

"Dilihat dari hasil dari komite, komite perlu untuk melakukan aksi mendisiplinkan. Level yang paling rendah adalah tingkat 5 yang diterima oleh Kim Garam. Memang benar, korban yang pindah sekolah tidak dihukum," jelas Mr.Guchi.

(wk/alfa)

You can share this post!

Related Posts