Wagub DKI Beber Alasan Jakarnaval 2022 Tak Digelar di Balai Kota, Bantah Wajibkan ASN Nonton
Instagram/arizapatria
Nasional

Adapun Jakarnaval sendiri diketahui biasanya di gelar di sekitar Balai Kota Jakarta. Namun hal berbeda rupanya berlangsung pada Jakarnaval tahun 2022 ini, yang mana digelar di Ancol, Jakarta Utara.

WowKeren - Pada Minggu (14/8) kemarin, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta diketahui resmi membuka acara Jakarta Karnaval atau Jakarnaval 2022. Acara ini bahkan disebutkan menghabiskan anggaran senilai Rp5,4 miliar.

Acara tersebut digelar di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Jakarta Utara, bukan di Balai Kota DKI. Sebagaimana diketahui, Jakarnaval selalu digelar di sekitar area Balai Kota Jakarta. Atas hal ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria pun membeberkan alasannya.

Riza mengatakan bahwa Jakarnaval 2022 yang digelar di Ancol itu lantaran merupakan destinasi yang baik. Selain itu, Ancol disebut memiliki tribun, sehingga bisa menampung penonton lebih banyak.

Menurut Riza, bila digelar di depan Balai Kota seperti tahun-tahun sebelumnya, maka penontonnya tidak akan sebanyak di Ancol. Di samping itu, Pemprov DKI juga ingin mempromosikan kembali Ancol sebagai destinasi wisata unggulan Jakarta yang sempat tutup sekitar 2 tahun akibat pandemi COVID-19.


"Ini suatu yang positif dan memang menjadi tempat yang lebih baik, setelah dilakukan kajian. Kemudian, kami juga ingin mempromosikan kembali Ancol setelah dua tahun tutup," jelas Riza dalam keterangannya, Minggu (14/8).

Riza mengatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta berharap agar kegiatan tersebut, setiap tahunnya bisa ditingkatkan lagi agar menjadi lebih baik dengan melibatkan lebih banyak remaja dan pemuda sehingga bisa semakin produktif dan berprestasi. "Dalam perjalanan hidupnya dengan kegiatan-kegiatan yang positif ke depan," imbuhnya.

Di sisi lain, Riza juga menegaskan bahwa pegawai Pemprov DKI tidak diwajibkan untuk menonton Jakarnaval di Ancol. "Enggak, kita enggak wajibkan ASN," tegas Riza.

Sebelumnya, diketahui ada seorang pegawai Pemprov DKI Jakarta yang sempat mengatakan bahwa ia diwajibkan untuk menonton Jakarnaval 2022. Tidak hanya itu, yang bersangkutan bahkan juga menyebut ada surat tugas untuk menonton Jakarnaval 2022.

Riza kemudian mengatakan apabila ASN memang diwajibkan untuk menonton, maka lokasinya akan penuh, bahkan tidak cukup. "Kalau ASN wajib, sudah penuh, enggak cukup tempatnya," ungkap Riza.

(wk/tiar)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait