Perlahan, Tingkatkan Aktivitas Fisik
pexels/Andrea Piacquadio
Health

Olahraga pada dasarnya bukan jalan utama untuk bisa menurunkan berat badan. Di kesempatan kali ini, Awi Wicaksono membongkar rahasia sukses diet khusus buat yang masih mager berolahraga. Apa saja?

WowKeren - Menurut Awi, akan ada perbedaan komposisi tubuh antara seseorang yang diet disertai olahraga dengan yang tidak. Bagi yang tidak berolahraga, massa lemak, air dan otot akan berkurang sekaligus. Hal inilah yang menyebabkan proses penurunan berat badan terbilang cukup cepat. Sedangkan bagi yang berolahraga, massa lemak dan air akan berkurang sedangkan otot akan berkembang. Alhasil, tubuh akan terlihat lebih proporsional dan bugar.

"Ada dua orang, yang satu berolahraga yang satu lagi tidak berolahraga itu bedanya bisa dilihat dari komposisi tubuhnya lewat timbangan khusus. Bagi orang yang tidak berolahraga, biasanya mereka akan terjebak dalam kondisi crush diet (penurunan berat badan cepat). Tapi, yang turun banyak ternyata otot dan air, sedangkan lemaknya sedikit (weight loss)," jelas Awi. "Sementara yang berolahraga, hasilnya lebih sehat karena lemaknya yang turun dan otot tetap (fat loss)."

Meski masih aman diterapkan dalam jangka waktu panjang, Awi menyarankan seseorang untuk pelan-pelan meningkatkan aktivitas fisik agar hasil diet bisa maksimal. Hal ini bisa dilakukan dengan naik turun tangga atau berkebun seperti yang dilakukan kedua orang tuanya. Selain itu, para pejuang diet juga bisa mulai membiasakan berjalan kaki sekitar 5 menit sebagai permulaan. Setelah bisa konsisten selama 3 hari, tingkatkan durasi menjadi 10-15 menit. Jika perlu, bisa didukung dengan menggunakan sepatu yang punya teknologi khusus sehingga lebih nyaman saat berjalan kaki.

(wk/yoan)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!