Deklarasi Charles III Usai Diproklamasikan sebagai Raja Inggris yang Baru
AFP/Julian Simmonds
Dunia

Dewan aksesi melaksanakan pertemuan di Istana St James untuk mengumumkan Raja Charles III sebagai penguasa baru pada Sabtu (10/9). Dalam sebuah langkah bersejarah, upacara tersebut disiarkan televisi untuk pertama kalinya.

WowKeren - Putra mendiang Ratu Elizabeth II, Charles III, resmi diproklamasihkan sebagai Raja Inggris pada Sabtu (10/9) hari ini. Dewan aksesi melaksanakan pertemuan di Istana St James untuk mengumumkan Raja Charles III sebagai penguasa baru.

Dalam sebuah langkah bersejarah, upacara tersebut disiarkan televisi untuk pertama kalinya. 250 pejabat yang menghadiri upacara itu terdiri dari penasihat pribadi dan menteri pemerintah, bersama dengan mantan menteri, perdana menteri, dan pendeta senior. Acara tersebut turut dihadiri oleh Pangeran William selaku putra sulung Raja Charles III.

"Oleh karena itu, kami, penguasa spiritual dan temporal dari alam ini, dan anggota House of Commons bersama dengan anggota lain dari dewan pribadi mendiang Yang Mulia dan perwakilan dari alam dan wilayah, anggota dewan, warga London dan lain-lain, dengan satu suara dan persetujuan, dengan lidah dan hati mempublikasikan dan menyatakan bahwa Pangeran Charles Philip Arthur George, sekarang dengan kematian mendiang penguasa kenangan bahagia kita, menjadi satu-satunya tuan yang sah dan bahagia," ujar petugas dewan dalam upacara tersebut.

Usai diproklamasikan sebagai Raja Inggris, Charles III lantas membuat deklarasinya. Dalam kesempatan tersebut, Raja Charles III kembali mengumumkan kepergian Ratu Elizabeth.

"Saya tahu seberapa dalam Anda, seluruh bangsa - dan saya pikir saya dapat mengatakan seluruh dunia - bersimpati dengan saya dalam kehilangan yang tidak dapat diperbaiki yang kita semua derita. Merupakan penghiburan terbesar bagi saya untuk mengetahui simpati yang diungkapkan oleh begitu banyak saudara perempuan dan saudara laki-laki saya dan bahwa kasih sayang dan dukungan yang luar biasa seperti itu harus diberikan kepada seluruh keluarga kami dalam kehilangan kami," bebernya.


Menurut Raja Charles III, mendiang ibunya telah memberi contoh cinta seumur hidup dan pelayanan tanpa pamrih kepada masyarakat Inggris. Raja Charles III juga mengakui bahwa masa kekuasaan Ratu Elizabeth tiada bandingnya dalam durasi, dedikasi dan pengabdian.

"Saya sangat menyadari warisan besar ini serta tugas dan tanggungjawab kedaulatan yang berat yang sekarang telah diserahkan kepada saya. Dalam mengambil tanggungjawab ini, saya akan berusaha untuk mengikuti contoh inspiratif yang telah saya berikan dalam menegakkan pemerintahan konstitusional dan untuk mencari perdamaian, harmoni dan kemakmuran masyarakat di Kepulauan ini dan di alam dan wilayah Persemakmuran di seluruh dunia," tutur Raja Charles III.

Lebih lanjut, Raja Charles III mengakui bahwa dalam melaksanakan tugas barunya, ia akan dibimbing oleh nasihat dari parlemen terpilih. Raja Charles III juga menyinggung dukungan dari istrinya, Permaisuri Camilla.

"Dalam semua ini, saya sangat didorong oleh dukungan terus-menerus dari istri tercinta," kata Raja Charles III.

"Dan dalam melaksanakan tugas berat yang telah dilimpahkan kepada saya, dan yang sekarang saya persembahkan sisa hidup saya, saya berdoa memohon bimbingan dan pertolongan Tuhan Yang Maha Esa," tambahnya.

(wk/Bert)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait