Kembali ke London Sebagai Raja, Raja Charles III Memulai Pemerintahannya?
AP Photo/Alastair Grant
Dunia
Queen Elizabeth II Meninggal

Sebelumnya, Raja Charles III telah naik takhta setelah kepergian sang ibunda, Ratu Elizabeth II. Kini, Raja Charles III pun telah kembali ke London dengan gelar sebagai Raja baru.

WowKeren - Setelah meninggalnya Ratu Elizabeth II, Pangeran Charles naik takhta dan menjadi Raja yang kini dikenal sebagai Raja Charles III. Raja Charles III sendiri diketahui telah kembali ke London, Inggris, setelah terbang dari Skotlandia.

Setibanya di London pada Jumat (9/9) waktu setempat, Raja Charles III kemudian bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Inggris Liz Truss yang telah dipilih Ratu Elizabeth II dua hari sebelum meninggal. Raja Charles III mengatakan kepada Truss bahwa kehilangan ibunya merupakan hari yang ditakutinya dan harus "mencoba dan mempertahankan segalanya."

Melansir The Associated Press, Truss memuji Ratu Elizabeth II selama awal sesi khusus Parlemen, dan menyebutnya sebagai "diplomat terbesar bangsa" dan mengatakan pengabdiannya pada tugas adalah contoh bagi semua orang. Di samping itu, bisnis normal di Parlemen telah ditangguhkan dan anggota parlemen akan menghabiskan dua hari menawarkan kenangan dan refleksi mereka pada ratu.

Dalam hal itu, termasuk juga anggota parlemen senior akan mengambil sumpah kepada Raja Charles III sebagai Raja baru. Raja Charles III sendiri juga telah menyampaikan pidato perdananya. Dalam pidatonya ini, Raja Charles III berjanji akan melanjutkan pengabdian seumur hidup Ratu Elizabeth II.


Di sisi lain, kematian Ratu Elizabeth II ini telah memicu serangkaian langkah-langkah seremonial dan konstitusional yang terstruktur dengan hati-hati, kala Inggris menjalani masa berkabung nasional dan menandai pemerintahan Raja Charles III.

Terkait dengan masa berkabung 10 hari yang telah lama ditetapkan dengan nama kode Operasi Jembatan London, diketahui juga telah disesuaikan dengan keadaan spesifik kematian Ratu Elizabeth II di Skotlandia. Namun beberapa detil belum dikonfirmasi secara publik.

Di samping itu, setelah meninggalnya Ratu Elizabeth II, publik bertanya-tanya akan pemerintahan yang dipimpin oleh Raja Charles III ke depannya, apakah monarkinya akan menyimpang dari tradisi ibunya. Bila dilihat dari hari penuh pertamanya di atas takhta adalah indikasi, Raja Charles III tampaknya siap untuk memetakan setidaknya arah yang sedikit berbeda.

Saat Raja Charles III melakukan perjalanan kembali ke Istana Buckingham untuk pertama kalinya sebagai Raja baru pada Jumat (9/9) waktu setempat, mobil yang ditumpanginya melewati lautan penonton, yang kemudian berhenti di dekat gerbang Istana sebelum akhirnya keluar dan berjabat tangan dengan para simpatisan.

Saat melakukan hal tersebut, Raja Charles III disebut terlihat seperti seorang Presiden dalam kampanye daripada pelayan terbaru dari monarki turun-temurun berusia seribu tahun. Hal ini bukan karena Ratu Elizabeth II tidak pernah melakukan hal serupa, namun terasa berbeda, dinilai sedikit kurang formal, lebih santai dan pribadi.

(wk/tiar)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait