Penulis Naskah Tiongkok Sesumbar Bakal Buat 'Squid Game' Versi Drama Sejarah
Netflix/Noh Juhan
TV
Popularitas Squid Game

Seorang penulis naskah Tiongkok tampaknya kembali memicu kemarahan publik Korea. Penulis itu menyatakan akan membuat cerita 'Squid Game' versi perempuan dalam drama sejarah.

WowKeren - Popularitas "Squid Game" nyatanya masih kuat meski sudah dirilis pada tahun 2021 lalu. Publik dan pecinta drama Korea pun semakin dibuat antusias dengan pengumuman "Squid Game 2" yang dijadwalkan rilis akhir tahun 2023 atau 2024. Namun publik Korea Selatan tampaknya dibuat cukup geram dengan pernyataan seorang penulis naskah (scriptwriter) asal Tiongkok soal "Squid Game".

Penulis yang sebelumnya juga dituduh menjiplak drama MBC "Dae Jang Geum" itu telah menyatakan akan membuat versi perempuan dari “Squid Game". Pada Kamis (22/9), penulis naskah dan produser drama terkenal Yu Zheng mengumumkan bahwa dia akan membuat versi wanita dari "Squid Game" di akun Weibo-nya, sebuah media sosial Tiongkok.

Karena Tiongkok tidak dapat menonton Netflix, Yu Zheng diperkirakan telah menonton acara tersebut secara ilegal. Yu Zheng berkata bahwa dia sedang mempersiapkan sebuah drama baru dan menyebut soal "Squid Game".

"Skripnya sangat menarik, itu akan menjadi versi drama sejarah dan versi wanita dari 'Squid Game'," ungkap Yu Zeng.


Bahkan, Yu Zheng semakin menarik perhatian dengan mengatakan bahwa dia telah melakukan audisi dengan lebih dari 100 aktor yang mengikuti casting. Yu Zheng sebenarnya dikenal luas setelah membuat drama seperti “Palace” dan “Palace II". Namun dia juga dikenal sebagai penulis naskah yang telah beberapa kali terlibat dalam tuduhan plagiarisme di Tiongkok.

Yu Zheng sebelumnya dikritik karena menyalin konten Korea di Tiongkok. Di masa lalu, ia pernah menimbulkan kontroversi karena menjiplak K-Drama terkenal “Dae Jang Geum". Drama “Royal Feast” yang menggambarkan kisah wanita istana yang ditulis oleh Yu Zheng berlatar Dinasti Ming, sangat mirip dengan “Dae Jang Geum” bahkan di mata orang Tiongkok.

Beberapa orang Tiongkok juga mengkritik keras drama tersebut karena meniru pakaian tradisional Korea. namun Yu Zheng kemudian menyampaikan pendapat kontroversial lain di media sosial.

"Korea adalah negara bawahan Tiongkok selama Dinasti Ming. Pada waktu itu, pakaian Korea dimodelkan setelah pakaian para bangsawan. Dinasti Ming," pungkasnya kala itu.

(wk/amel)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait