Inggris Bakal Beralih Pakai Uang Bergambar Raja Charles III
Rawpixel
Dunia

Perlu dicatat bahwa proses ini akan memakan waktu yang tidak singkat. Selama masa peralihan itu, uang bergambar Charles III dan Elizabeth II akan secara bersamaan beredar.

WowKeren - Kematian Ratu Elizabeth II telah menimbulkan pertanyaan bagaimana dengan nasib uang kertas dan koin yang menunjukkan figur penguasa Inggris Raya tersebut. Kini, sejumlah pabrik dan Istana Buckingham mengumumkan bahwa Inggris akan beralih ke koin, uang kertas, dan perangko bergambar Raja Charles III.

Hal itu akan dilakukan secara bertahap. Sedangkan sandi raja baru juga akan muncul di gedung-gedung pemerintah dan kotak pilar surat merah. Para pembuat mata uang dan perangko mengatakan mereka akan memulai proses untuk beralih dari menggunakan gambar mendiang Ratu Elizabeth ke raja baru.

Perlu dicatat bahwa proses ini akan memakan waktu yang tidak singkat. Anne Jessopp, Chief Executive Officer di Royal Mint mengatakan bahwa selama masa peralihan itu, uang bergambar Raja Charles III dan Ratu Elizabeth II akan secara bersamaan beredar di masyarakat.

"Koin pertama bergambar Raja Charles III akan memasuki peredaran sesuai dengan permintaan dari bank dan kantor pos," ujarnya. "Ini berarti koin Raja Charles III dan Ratu Elizabeth II akan beredar bersama di Inggris selama bertahun-tahun yang akan datang."


Royal Mint memperkirakan ada sekitar 27 miliar koin yang memuat figur ratu. Sementara itu, Bank of England mengatakan uang kertas dengan potret Charles III diharapkan mulai beredar pada pertengahan 2024.

Sedangkan untuk perangko, Royal Mail mengatakan saat ini masih menggunakan perangko bergambar Elizabeth II. Perangko baru bergambar Charles III akan memasuki sirkulasi setelah stok saat ini habis. Semua mata uang dan perangko yang ada dengan gambar ratu akan tetap berlaku.

Tak hanya itu, Istana Buckingham juga telah meluncurkan sandi baru untuk Charles III. Ini merupakan monogram kedaulatan yang digunakan pada dokumen negara.

Sandi baru tersebut terdiri dari inisial 'C' dan 'R' yang mewakili nama Charles dan "Rex", bahasa Latin untuk raja, di samping penggambaran mahkota. "Keputusan untuk mengganti sandi akan menjadi kebijaksanaan masing-masing organisasi, dan prosesnya akan bertahap," kata istana.

(wk/zodi)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait