Ustaz Yusuf Mansur membeberkan kronologi hingga bukti soal pengakuannya pernah jadi komisaris Grab. Ia membalikkan ucapan Dewi Nuraini selaku Head, Corporate and Policy Communication Grab Indonesia.
- Marina Larasati
- Sabtu, 08 Oktober 2022 - 14:23 WIB
WowKeren - Ustaz Yusuf Mansur agaknya tak terima kala disebut ngotot mengakui bahwa dirinya pernah jadi salah satu komisaris Grab. Melalui Instagram-nya, Yusuf Mansur menjelaskan kronologis bagaimana ia bisa menjadi salah satu orang penting di perusahaan besar itu.
"Saya gak ngotot. Saya cuma menjelaskan kronologis. Dulu malah ada konrtaknya. Pas jadi kontrak, jadinya Advisor. Dan masa itu, 2018, masa dekat2nya saya dg Grab, yang di bawah kepemimpinan Mr. Jason, Mr. Joel, Pak Ongki dan Pak Rizqi," beber Yusuf Mansur, Sabtu (8/10).
Ayah Wirda Mansur ini pun menegaskan bahwa dirinya tidak pernah membual. Ia juga menyinggung pihak-pihak yang sengaja menyebarkan potongan-potongan video lawasnya saat ceramah.
"Bila saya ngaku2, ya masalah lah saya. Dan ini sebenernya akibat 'baik' dari mereka2 yang terus menerus membongkar tausiah2 lama, dan motong2. Alhamdulillaah," sambungnya.
Dalam unggahannya itu, Ustaz Yusuf Mansur kembali mengatakan pernah diangkat secara resmi menjadi salah satu komisaris. Ia bahkan mengaku masih ingat sampai dibikinkan acara meriah.
"Saat berproses ditawari sebagai komisaris, saya ya lsg cerita. Akhirnya, jadi advisor. Resmi. Saya inget kok, diacarakan segala. Saya dipakaikan jaket, dan keliling bbrp kota," beber Yusuf Mansur. "Salam sama Mr. Jason, Mr. Joel, Pak Ongki, Pak Rizqi. Pimpinan2 saat itu. Ada Pak Albert dan Pak Agung juga dari Kudo."
Soal pernyataan tegas Dewi Nuraini selaku Head, Corporate and Policy Communication Grab Indonesia, Yusuf Mansur memberikan tanggapan. "Saya malah belum kenal dg Mbak Dewi Nuraeni saat itu," katanya lagi.
Lebih lanjut, Yusuf Mansur mengaku punya bukti berupa berkas kontrak yang bisa memperkuat ucapannya. Sayang berka kontrak yang dimaksud sang ulama tak disertakan dalam unggahannya.
"Berkas kontrak, dulu sama Pak Hari almarhum. Tapi saya teramat yakin, Grab, megang salinannya. Atau malah aslinya. Saya gak minta juga kok. Saya ditawari," tutur Yusuf Mansur. "Sampai skrg, komunikasi saya dengan beliau2, masih ada. InsyaaAllah. Bahkan saat itu ada Pak Jon, Ovo. Di Grab."
(wk/lara)