Tersangka YA Diduga Halangi Upaya Anak Tamara Tyasmara Untuk Menyelamatkan Diri
Instagram/tamaratyasmara
Selebriti
Anak Tamara Tyasmara Tenggelam

Perbuatan keji kekasih Tamara Tyasmara, YA dibongkar oleh pihak polisi. Terkuak bahwa YA diduga berkali-kali menggagalkan upaya anak Tamara untuk menyelamatkan diri sebelum akhirnya meninggal tenggelam.

WowKeren - Polisi hari ini, Senin (12/2), mengungkap hasil CCTV dan autopsi atas kematian Dante putra artis Tamara Tyasmara dengan DJ Angger Dimas. Dari hasil penyelidikan ditemukan fakta mengejutkan, di mana tersangka YA yang diketahui adalah kekasih Tamara diduga sempat menghalangi upaya Dante untuk menyelamatkan diri.

Bocah berusia enam tahun yang disebut pandai berenang itu dikatakan telah berusaha meraih pinggiran kolam. Sayangnya, YA diduga berkali-kali menggagalkan upaya Dante tersebut. Alhasil, Dante tak bisa mencapai pinggiran kolam, yang mana itu membuatnya kehabisan napas dan meninggal dunia.


”Korban berusaha berenang ke tepian kolam, namun tersangka melakukan gerakan yang mencurigakan sehingga korban tidak dapat meraih ke tepi kolam. Selanjutnya, tersangka mengangkat korban dan meletakkan ke tepi kolam, di mana setelah korban diberi bantuan pertama oleh saksi-saksi di pinggir kolam renang, diketahui korban sudah tidak bernapas. Dari mulut dan hidung mengeluarkan sisa makanan dan buih, kemudian korban dinyatakan meninggal,” kata Kombes Pol Wira Setya selaku Dirkrimum Polda Metro Jaya saat konferensi pers, Senin (12/2).

Ironisnya, aksi YA untuk menggagalkan upaya Dante menyelamatkan diri ini dilakukan sebanyak empat kali. Selain itu, penyidik juga membenarkan jika YA membenamkan kepala Dante sebanyak 12 kali. Ia terus menarik kaki dan tubuh Dante setiap kali bocah malang itu ingin meraih pinggiran kolam.

”Tersangka beberapa kali membenamkan tubuh dari pada korban ke dalam kolam dewasa yang kedalamannya adalah 1,5 meter. Di dalam kolam tersebut korban dibenamkan kepalanya sebanyak 12 kali. Setiap korban mau menggapai ke tepi kolam, tersangka berusaha menarik badan maupun kaki dari pada korban agar tetap terus berenang dan tersangka melakukan hal tersebut kurang lebih sebanyak empat kali. Setelah itu korban atau pun RA pada saat ke pinggir tepi kolam dan pegangan ke pinggir kolam, kemudian terjadi korban sampai dengan batuk-batuk,” beber Kombes Pol Wira.

(wk/Sisi)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Trending
Berita Terbaru