Fiersa Besari pernah nazar jika nantinya bisa mencapai puncak Carstensz Papua. Di sisi lain, publik masih dibuat terharu atas viralnya video evakuasi jenazah dua pendaki Carstensz yang tewas, Lilie Wijayati dan Elsa Laksono.
- Ria Susilo Wardhani
- Rabu, 05 Maret 2025 - 10:36 WIB
WowKeren - Fiersa Besari akhirnya sudah kembali ke Tanah Air dan pulang ke rumahnya setelah lolos dari maut dalam musibah di Carstenz, Papua. Kini, Fiersa mengungkap fakta mengejutkan terkait Carstensz.
Rupanya, Fiersa pernah nazar di 2012 jika nantinya mencapai puncak Carstensz, Papua. Ia bakalan botakin kepala jika bisa mencapai tujuannya.
Dalam sebuah unggahan, tampak Fiersa membahas nazar itu dengan seorang kawan. Ia sendiri awalnya tak mengira bisa sampai ke puncak Carstensz. Tak lama, Fiersa perlihatkan sudah mencukur rambut dan kepalanya plontos. Ini sebagai bukti dia memenuhi nazarnya usai mencapai puncak.
Sementara itu, publik dibuat terharu dengan viralnya video evakuasi jenazah Lilie Wijayati dan Elsa Laksono, rekan sesama pendaki yang juga mencapai puncak Carstensz meski beda rombongan dengan Fiersa. Tak dipungkiri, medan untuk jalur evakuasi cukup terjal hingga memicu simpati publik.
"Guide nya hebat sih bolak balik nyelamatin yg lain👏👏," kata netter. "Yang evakuasi mesti dibayar mahal sih.. Karena naik gunung biasa saja bukan perkara gampang, lah ini gunung es, cuacara ekstrim, curam, mesti bawa orang lagi," ujar netter. "Salut sama yang evakuasi, semoga selalu diberi keselamatan," ujar netter.
Sebelumnya, Fiersa buka suara terkait tragedi meninggalnya Lilie dan Elsa akibat hipoertemia. Meski beda rombongan, Fiersa juga syok dan sedih atas musibah tersebut.
"Dalam tulisan ini, saya ingin memberikan ucapan belasungkawa yang terdalam. Turut berduka cita atas berpulangnya Bu Lilie Wijayanti Poegiono (Mamak Pendaki) dan Bu Elsa Laksono. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan. Semoga Bu Lilie dan Bu Elsa diberikan tempat terbaik di sisi-Nya," tulis Fiersa, 3 Maret tepat di hari ulang tahunnya ke-40.
Ia juga meminta maaf karena baru bisa memberikan kabar. Selain itu, Fiersa juga beberkan kondisinya saat ini.
"Saya juga ingin meminta maaf karena baru mengabari perihal situasi Carstensz Pyramid (puncak tertinggi Indonesia dengan nama lain Puncak Jaya), karena kami yang berada di basecamp Yellow Valley pun merasa sangat syok dan berduka atas tragedi yang telah terjadi," ujar pelantun lagu "Pelukku untuk Pelikmu" ini. "Saat ini, saya dan Furky Syahroni baru tiba kembali di Timika, Papua Tengah (3 Maret 2025), setelah tertahan di YV terkait cuaca buruk yang berdampak pada lalu lintas helikopter. Kondisi kami Alhamdulillah stabil."
(wk/riaw)