Britney Spears cemas ayahnya, Jamie, akan kembali ke hidupnya setelah masalah hukum.
- Rabu, 11 Maret 2026 - 10:31 WIB
WowKeren - Britney Spears saat ini tengah menghadapi kecemasan yang mendalam mengenai kemungkinan kembalinya sang ayah, Jamie Spears, ke dalam hidupnya. Hal ini terjadi di tengah masalah hukum yang dihadapi Britney terkait kasus mengemudi dalam keadaan mabuk.
Sumber terdekat Britney mengungkapkan bahwa Jamie tetap berusaha untuk menjaga hubungan dengan putrinya. "Jamie ingin memiliki kesempatan untuk dapat berbicara dengannya dan menemukan jalan tengah," ungkap sumber tersebut. Selain itu, anak-anak Britney juga disebutkan mulai menjalin kedekatan kembali dengan kakek mereka setelah melewati masa-masa sulit.
Namun, gagasan untuk bersatu kembali dengan Jamie tidak menarik bagi Britney. Bagi Britney, Jamie adalah sosok yang sangat menyakitkan, mengingat ia telah menjalani kehidupan di bawah perwalian selama lebih dari 13 tahun. Selama periode tersebut, Britney tidak memiliki kontrol atas hidupnya sendiri, dan semua keputusan penting harus melalui persetujuan Jamie. Keadaan ini berubah pada tahun 2021, ketika Britney akhirnya bebas dari sistem perwalian yang telah membelenggunya.
Sumber tersebut menambahkan, "Ada kebencian dan rasa jijik yang sudah lama ada dan mungkin tidak akan pernah teratasi." Kenangan buruk dari masa lalu, termasuk pengalaman terapi yang dipaksakan oleh Jamie, menambah trauma yang dialami Britney. "Jamie membuat Britney gelisah, dan suasana hatinya menjadi sangat buruk jika membayangkan ayahnya ada dalam hidupnya," lanjut sumber tersebut.
Belakangan ini, Britney semakin merasa tertekan, terutama karena anak-anaknya lebih sering berada di sekitarnya. "Ada korelasi langsung antara stres itu dan Britney yang beralih ke alkohol untuk meredakan rasa sakit itu," ungkap sumber. Meskipun kondisi ini semakin sulit bagi Britney, Jamie sendiri tampaknya tidak terpengaruh oleh pandangan negatif publik terhadapnya akibat perwalian tersebut. Menurut sumber, Jamie tetap merasa bangga karena dia percaya telah 'menyelamatkan hidup Britney', meskipun banyak pihak yang tidak setuju.
Kini, Britney Spears semakin gelisah karena ada dukungan dari orang-orang di sekitarnya untuk rekonsiliasi dengan Jamie. Ditambah lagi, masalah hukum yang dihadapinya membuatnya merasa lebih rentan terhadap kemungkinan Jamie kembali memegang perwalian atas dirinya. Namun, sumber lain menyebutkan bahwa Jamie, yang kini berusia 73 tahun, mungkin tidak memiliki tenaga untuk menjalankan perwalian jika itu terjadi.
Pada bulan Desember 2023, Jamie Spears dilaporkan menjalani operasi amputasi salah satu kakinya akibat infeksi yang parah. Dalam foto-foto yang beredar, Jamie terlihat keluar dari mobil dan berusaha duduk di kursi roda. "Dia masih tinggal di sebuah RV di samping gudang penyimpanan Britney dengan barang-barang putrinya di dalam itu semua," ungkap sumber dekat Jamie.
Siklus ketegangan ini diharapkan tidak berlangsung lama, namun situasi yang rumit ini masih menjadi perhatian utama bagi Britney Spears. Bagaimana kelanjutan kisah antara Britney dan Jamie akan sangat dipengaruhi oleh perkembangan hukum yang sedang dihadapinya.
(wk/timw)