Pangeran Harry digugat oleh Sentebale, organisasi amal yang ia dirikan, terkait pencemaran nama baik.
- Senin, 13 April 2026 - 15:04 WIB
WowKeren - Pangeran Harry kini menghadapi gugatan hukum yang diajukan oleh Sentebale, organisasi amal yang didirikannya, terkait dugaan pencemaran nama baik. Gugatan ini resmi diajukan di Pengadilan Tinggi London pada 24 Maret 2026, dan juga menyasar Mark Dyer, mantan pengurus yayasan tersebut.
Pernyataan resmi dari Sentebale yang dirilis pada 10 April 2026 mengungkapkan bahwa mereka telah memulai proses hukum terhadap Harry dan Dyer. Dalam gugatan tersebut, organisasi ini menuduh adanya kampanye media negatif yang terkoordinasi sejak 25 Maret 2025, yang dinilai telah merusak reputasi, operasional, serta hubungan dengan mitra strategis mereka.
Sentebale juga menyatakan bahwa kampanye negatif tersebut memicu perundungan siber terhadap organisasi serta para pemimpinnya. Sebagai respons, juru bicara Pangeran Harry dan Mark Dyer membantah semua tuduhan tersebut, menyebut klaim tersebut sebagai tidak berdasar dan mempertanyakan penggunaan dana amal untuk proses hukum melawan pihak yang terlibat dalam pendirian dan pengembangan organisasi.
Sentebale sendiri didirikan pada tahun 2006 oleh Pangeran Harry dan Pangeran Seeiso, dengan fokus membantu anak-anak dan remaja di Lesotho dan Botswana, terutama mereka yang terpengaruh oleh HIV/AIDS. Pada tahun 2025, Pangeran Harry dan Pangeran Seeiso mengundurkan diri dari organisasi tersebut di tengah adanya konflik internal dengan ketua yayasan, Sophie Chandauka.
Konflik ini juga sempat memicu tuduhan terkait perundungan dan diskriminasi. Meski demikian, hasil investigasi dari Komisi Amal Inggris dan Wales tidak menemukan bukti adanya pelanggaran sistemik yang seperti dituduhkan. Namun, lembaga tersebut mengkritik semua pihak yang terlibat karena gagal menyelesaikan konflik secara internal, yang berimbas pada reputasi organisasi.
Gugatan ini menjadi perkembangan terbaru dalam perselisihan yang melibatkan Pangeran Harry dan yayasan yang telah ia dirikan selama hampir dua dekade. Masyarakat kini menantikan bagaimana kelanjutan kasus ini dan dampaknya terhadap Sentebale serta reputasi Pangeran Harry di mata publik.
(wk/timw)