Fedi Nuril Profile
Fedi Nuril Profile Photo

Fedi Nuril

Profesi
Model, Aktor, Musisi
Nama Asli
Fedrian Nuril
Tgl Lahir
Jul 1, 1982
Lahir di
Jakarta
Profesi
Model, Aktor, Musisi
Populer
Membintangi film "Mengejar Matahari" (2004)
Tempat Lahir
Jakarta
Kewarganegaraan
Indonesia
Suami/Istri
Vanny Widyasasti (sejak 17-Jan-16)
Anak-anak
Hasan Fadilah Nuril (laki-laki, L. 09-Des-16)
Populer Sejak
Membintangi film "Mengejar Matahari" (2004)

Fedrian Nuril atau yang lebih dikenal dengan nama Fedi Nuril adalah artis Indonesia yang lahir di Jakarta, 1 Juli 1982. Dia merupakan bungsu dari tiga bersaudara.

Karir Fedi di dunia hiburan Indonesia berawal dari modelling. Artis 31 tahun ini mulai aktif berjalan di atas catwalk dari perkenalannya dengan seorang pria bernama Bugy di 2002. Dia juga hadir sebagai cover boy beberapa majalah Indonesia. Dari situ ia mulai merambah dunia peran.

Penampilan Fedi yang menarik membuat karir aktingnya berawal mudah. Ia debut sebagai salah satu pemeran utama film "Mengejar Matahari" (2004). Film arahan sutradara Rudi Soedjarwo itu melambungkan nama Fedi dengan sukses menjadi nominator Piala Citra 2004. Selain itu, film tersebut berhasil meraih Piala FFI 2004 kategori Pengarah Sinematografik Terbaik.

Sukses dengan debut perdana membuat Fedi mendapat kesempatan bermain di film "Apa Artinya Cinta?" (2005) dan "Janji Joni" (2005). Namun apresiasi tinggi kembali ia dapatkan ketika membintangi "Garasi" (2006). Film tersebut mengisahkan perjalanan tiga anak muda (Fedi, Ayu Ratna, Aries Budiman) di dunia musik.

Eksistensi Fedi kembali mencuat ketika Hanung Bramantyo mendapuknya tampil di film "Ayat-Ayat Cinta" (2007). Cerita yang diambil dari novel bestseller dengan judul yang sama karangan Habiburrahman El Shirazy itu menyita perhatian publik. Kesuksesannya ditandai dengan diputarnya film yang menceritakan kisah cinta beda agama ini di negara lain, Singapura dan Malaysia.

Nama Fedi Nuril menyita perhatian publik sekali lagi di film "5 cm." (2012). Film arahan sutradara Rizal Mantovani yang dibuat berdasarkan novel karangan Donny Dirgantoro itu menuai sukses sejak pemutaran pertamanya, Desember 2012. Itu ditandai dengan tercapainya angka satu juta penonton yang didapat film tentang persahabatan ini.

Fedi kembali terlibat proyek film di 2013. Film berjudul "Moga Bunda Disayang Allah" arahan sutradara Jose Purnomo ini rilis, 7 Agustus 2013. Di film itu Fedi berperan sebagai karakter Karang yang mengalami depresi akibat kecelakaan kapal laut. Dikisahkan bahwa Karang yang dulunya sangat mencintai anak-anak berubah menjadi pemabuk dan tempramen akibat insiden itu.

Selain akting, Fedi juga terjun ke dunia musik. Ia membentuk grup band Garasi yang terilhami dari film berjudul sama. Grup yang digawangi Fedi, Ayu Ratna (vokalis) dan Aries Budiman (drummer) itu telah merilis 2 album, "OST Garasi" (2006) dan "Garasi II" (2008). Namun, kesolidan grup ini diuji ketika sang vokalis (Ayu Ratna) memutuskan hengkang di 2009.

Kekosongan posisi vokalis pun diisi Fedi yang juga menjadi gitaris. Maret 2011, Wembri Arlistha dan Hingin Ayuga bergabung dalam grup sebagai bassis dan vokalis. Garasi dengan formasi baru lantas menelurkan album berjudul "Kembali", Agustus 2011.

Dalam kehidupan pribadi, Fedi pernah diisukan dekat dengan Carissa Putri. Artis yang hobi mengoleksi kacamata ini juga sempat dikabarkan menjalin hubungan dengan perempuan non artis di 2012. Meski tak sungkan bercerita tentang proses perkenalan dengan sang pacar ketika promo film "5 cm.", punggawa band Garasi ini tidak menjelaskan identitas perempuan yang kini mengisi hidupnya itu.

"Dia bukan dari entertainment," ungkap Fedi. "Proses kenalannya, ketemu di sebuah acara teman gue. Dia datang di situ juga. Gue lihat dia lucu terus gue minta dikenalin. Ternyata seru, sosoknya tipe perempuan yang energik, lucu, ramai, suka cerita-cerita."

Sayangnya setahun sesudahnya, Fedi mengaku jomblo. Ia mengakui sangat pemilih dalam menentukan calon pendamping hidup.

"Saya sih pemilih," sahut aktor "5 cm." itu saat di Senayan, Jakarta, Senin (4/11) malam. "Kalau bisa sekali seumur hidup sampai saya mati, dua-duanya harus punya kualitas yang cukup untuk berkeluarga."