PSSI Beri Syarat Jika Evan Dimas Ingin Diakui
SerbaSerbi

PSSI memberi syarat Evan Dimas harus keluar dari Persebaya 1927 dan bergabung di tim ISL jika ingin mendapat status resmi.

WowKeren - Polemik dualisme sepak bola Indonesia rupanya masih menyisakan konflik bagi pemain-pemain Persebaya. Meski dualisme itu dinilai sudah berakhir semenjak Kongres Luar Biasa pada 17 Maret lalu, namun sejumlah pemain tetap menjadi korban. Salah satunya adalah Evan Dimas, pemain yang tengah naik daun saat ini berkat hattricknya saat melawan Korsel beberapa waktu lalu.

Evan yang merupakan pemain Persebaya 1927 ini tak mendapat status resmi sebagai pemain profesional dari PSSI. PSSI rupanya tak mengakui Persebaya 1927 yang berlaga di kompetisi IPL. Meskipun Persebaya 1927 masuk dalam 4 besar IPL, namun PSSI memilih untuk mengakui klub Persebaya yang tergabung dalam ISL.

Seperti yang telah diketahui, menurut hasil KLB akan ada 18 klub ISL dan 4 klub IPL yang diakui. Namun ada peraturan tambahan bahwa klub IPL yang bermasalah (terdapat dualisme) akan dicoret dan digantikan tim dengan peringkat di bawahnya. Karena peraturan ini, Evan terancam tak bisa diakui PSSI sebagai pemain resmi.


PSSI memberikan syarat khusus jika Evan ingin diakui. Ia diminta pindah klub dan keluar dari Persebaya 1927. "Permasalahannya adalah klub tempatnya (Evan) bernaung itu statusnya tidak diakui PSSI sebagai federasi sepak bola Indonesia. Status Evan Dimas menjadi pemain profesional bisa diakui federasi kalau ia terdaftar sebagai pemain di klub profesional yang diakui PSSI," ujar Deputi Bidang Organisasi PSSI, Tigor Shalom Boboy.

Sementara itu, ibu Evan mengaku hanya bisa pasrah. Baginya, prestasi Evan mengharumkan nama Indonesia adalah yang paling penting. "Dia bersama teman-teman sudah berjuang dan bekerja keras mengharumkan Indonesia. Semua tahu itu. Saya terserah saja kepada Evan mau kemana. Saat ini juga belum ngomong," ujar Ana, ibunda Evan.

Melihat polemik ini, Ketua DPD RI Irman Gusman meminta PSSI untuk memberi solusi terbaik bagi Evan. Apalagi Evan merupakan salah satu pemain potensial bagi Timnas Indonesia. "Sudah seharusnya negara maupun PSSI memberikan penghargaan baik moril maupun materiil," ujar Irman. Bukan hanya Evan, gara-gara polemik ini Andik Vermansyah juga terancam tak bisa mendapat ITC (International Transfer Certificate) karena berasal dari Persebaya 1927.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait