Dipakai Hingga Atlet Olimpiade, Terapi Bekam Ternyata Punya Segudang Manfaat
SerbaSerbi

Namun selain manfaat, terapi bekam juga memiliki efek samping.

WowKeren - Bloodletting atau yang lebih dikenal terapi bekam kini menjadi buah bibir. Pasalnya, beberapa atlet Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil tampaknya menggunakan terapi tersebut. Misalnya, perenang yang baru saja mendapatkan medali emas, Michael Phelps dan atlet senam artistik asal Amerika Serikat, Alex Naddour.

Terapi itu memang akrab didengar di pasaran. Selain kesegaran yang didapat, harganya juga cukup terjangkau. Belum lagi, bila tidak ada waktu dan kerjaan menumpuk, terapi ini bisa diaplikasikan ketika di rumah. Namun sebelum melakukannya, anda juga harus memahami tentang terapi bekam, jenis dan efek sampingnya berikut ini:

Menurut American Cancer Society, sebaiknya tidak menerapkan terapi bekam pada perawatan medis konvensional untuk kanker karena mungkin akan menimbulkan konsekuensi kesehatan yang serius.

Jadi, disarankan bagi penggemar terapi bekam yang menderita penyakit tertentu, untuk tetap berobat ke dokter dengan ilmu kedokteran modern.

  • Manfaat Terapi Bekam
  • The British Cupping Society mengatakan, terapi bekam bisa mengobati berbagai kondisi meski ini belum didukung oleh penelitian ilmiah. Menurut The British Bekam Society, terapi bekam dapat digunakan untuk mengobati:
    1. Kelainan darah seperti anemia dan hemofilia
    2. Penyakit rematik seperti arthritis dan fibromyalgia
    3. Membantu meningkatkan kesuburan dan membantu mengobati gangguan ginekologi
    4. Masalah kulit seperti eksim dan jerawat
    5. Tekanan darah tinggi atau hipertensi
    6. Migrain
    7. Kecemasan dan depresi
    8. Penyumbatan bronkial yang disebabkan oleh alergi dan asma
    9. Pembuluh darah melebar
    Ulasan para peneliti Australia dan Tiongkok terhadap 135 studi tentang terapi bekam, yang diterbitkan antara tahun 1992 dan 2010, menyimpulkan bahwa terapi bekam mungkin efektif bila dikombinasikan dengan perawatan lain seperti akupunktur atau obat dalam menyembuhkan berbagai penyakit dan kondisi, seperti herpes zoster, jerawat, lumpuh wajah dan spondylosis serviks.

  • Efek Samping Terapi Bekam
  • Terapi bekam dianggap relatif aman, terutama bila dilakukan oleh para profesional kesehatan yang terlatih. Potensi efek samping meliputi ketidaknyamanan bergerak, luka bakar, memar, dan infeksi kulit.

    Menurut The British Cupping Society, terapi bekam harus dihindari oleh wanita hamil atau menstruasi, penderita kanker dan orang dengan patah tulang atau spasme otot. Terapi bekam ini terbukti menyegarkan kembali badan yang lesu apalagi di kala pekerjaan yang menumpuk. Penasaran, ingin segera mencoba terapi bekam? Selamat menikmati.

    (wk/)

    Follow Berita WowKeren.com di Google News

    You can share this post!

    Berita Terkait